Disebut Purbaya Keberatan Setor Rp 120 Triliun ke Negara, Danantara: Kita Bicara dengan Menkeu Baru - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, pihaknya akan berbicara dengan Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru, Suahasil Nazara terkait setoran keuntungan (dividen) Rp 120 triliun ke negara.
Pasalnya, Danantara sebelumnya disebut eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa keberatan untuk menyetorkan keuntungan itu.
"Ya nanti kita akan bicara semua lah ya. Tapi ini kan baru, nanti kita akan bicara dengan Kementerian Keuangan, dengan Pak Menkeu pada minggu ini saya kira," ujar Rosan di Istana, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Baca juga: LHKPN: Menkeu Suahasil Nazara Berharta Rp 138,1 Miliar
Diketahui, Purbaya sempat mengungkap Danantara masih keberatan dengan rencana penyetoran sebagian keuntungan kepada negara sebesar sekitar Rp 120 triliun.
Prabowo Minta "Ceremony" Upacara Dihilangkan, Lebih Baik untuk Meningkatkan Gaji Guru
Purbaya mengatakan, pihak Danantara bahkan mengaku tidak mengetahui adanya rencana setoran tersebut.
“Ah dia katanya bilang, saya (Danantara) nggak tahu. Tapi itu perintah presiden. Danantaranya yang janji ke Presiden,” sebut Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).
Meski Danantara masih keberatan, Purbaya memastikan kontribusi tersebut tetap akan masuk ke kas negara.
“Kita masih punya sumber-sumber lain yang kita bisa manfaatkan sebagai sumber pemasukan baru. Salah satu yang agak kelihatan dari jauh, kelihatannya Danantara tuh, kita akan masukin ke PNBP situ. Walaupun mereka masih protes, tapi perintah Bapak Presiden, sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah,” jelas Purbaya.
Baca juga: Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Nazara Diharapkan Perkuat Stabilitas Keuangan Nasional
Menurut Purbaya, dana tersebut ditargetkan menjadi tambahan buffer fiskal pemerintah pada tahun ini.
Adapun nilai setoran yang direncanakan tetap sekitar Rp 120 triliun.
Saat ditanya mengenai sumber dana tersebut, Purbaya mengatakan kontribusi itu berasal dari keuntungan Danantara.
Baca juga: Prabowo: Pemimpin Harus Berani Punya Sasaran Tinggi
Namun, ia belum memastikan apakah nantinya akan diberikan dalam bentuk dividen.
“Dari keuntungan. Mungkin (dividen), saya nggak tahu nanti, yang janji kan Pak Rosan ke bapak presiden. Saya terima aja, kan enak,” tutup Purbaya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Pemerintah Gelontorkan RP 101 Triliun untuk MBG