Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Banjir Banjir Bandang Berita Featured Gibran Rakabuming Raka Lintas Peristiwa Spesial

    Gibran Minta Maaf ke Korban Banjir Bandang di Sumut Belum Dibangun Hunian Tetap - Viva

    5 min read

     

    Wapres Gibran mengunjungi warga di Hunian Sementara (Huntara) di Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara

    Jumat, 4 September 2026 - 19:40 WIB

    Tapanuli Selatan, VIVA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permintaan maaf kepada warga korban bencana banjir bandang dan tanah longsor Sumatera.

    Baca Juga

    Permintaan maaf itu disampaikan ketika mengunjungi warga di Hunian Sementara (Huntara) di Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat 4 September 2026.

    Dia meminta maaf lantaran pemerintah belum membangun hunian tetap (huntap). Dia memastikan pemerintah bertanggung jawab dan segera membangun huntap.

    Baca Juga

    “Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan, sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” kata Gibran dalam keterangan tertulisnya.

    Gibran mengatakan pemerintah harus memastikan warganya bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang nyaman setelah terdampak bencana alam.

    Baca Juga

    “Rumah bukan hanya soal bangunan. Kita harus memastikan warga tinggal dengan aman, fasilitas dasarnya berfungsi, memiliki kepastian tempat tinggal, dan bisa kembali menjalankan kehidupan dengan baik,” jelas dia.

    Dia mengungkapkan bahwa pembangunan huntap di Sumut akan mulai dilakukan pada bulan ini. Gibran juga meminta pemerintah segera menindaklanjuti setiap keluhan warga korban bencana.

    “Karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani,” jelas Gibran.

    Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara mengungkapkan ada 1.002 unit huntap yang sudah dibangun.

    “Tadi sudah saya paparkan di (Pulau) Sumatera, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, itu sudah 1.002 (huntap) yang sudah selesai per hari ini,” kata Ara saat rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu 2 September 2026.

    Adapun target huntap yang akan dibangun di tiga provinsi itu yaitu sebanyak 25.606 unit. Di tahun 2026, target huntap yang dibangun adalah sebanyak 7.952 unit. Sedangkan, pembangunan pada 2027 ditargetkan mencapai 17.654 unit.

    Di sisi lain, Ara mengatakan bahwa 1.002 unit huntap yang selesai dibangun bukan berasal dari APBN, melainkan hasil dana gotong royong dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

    “Ini juga dari dana gotong royong,” kata Ara.

    tvOnenews/Syifa Aulia

    Rekaman CCTV Banjir bandang dan longsor di perbatasan Tibet dan Nepal

    Banjir Bandang Tibet Picu Sorotan, Warga Disebut Dihukum karena Sebarkan Angka Korban

    Banjir bandang di Tibet memicu kontroversi setelah warga dihukum karena menyebarkan perkiraan jumlah korban. Ini angka resmi dan klaim yang beredar. Simak selengkapnya.

    img_title

    VIVA.co.id

    12 September 2026

    Komentar
    Additional JS