Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gunung Meletus Gunung Sinabung Lintas Peristiwa Spesial

    Gunung Sinabung Berstatus Siaga, Ratusan Warga Tiga Desa Mulai Mengungsi - SindoNews

    10 min read


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Sabtu, 05 September 2026 - 19:43 WIB

    Gunung Sinabung Berstatus...

    BNPB meminta warga di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara untuk mengungsi. Foto/SindoNews

    A A A

    JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara untuk mengungsi. Hal ini menyusul aktivitas gunung yang kini berstatus siaga.

    Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menjelaskan dampak vulkanik Sinabung saat ini dirasakan di Desa Ndokum Siroga dan Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat serta Desa Payung di Kecamatan Payung.

    "Warga Desa Kuta Tengah untuk sementara telah diarahkan mengungsi ke Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran," ujar Berton, Sabtu (5/9/2026).

    Baca juga: Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, 615 Warga Mengungsi

    Hingga Jumat, 4 September 2026, sebanyak 208 kepala keluarga atau 650 jiwa terdata sebagai pengungsi. Sementara, 405 jiwa masih berada di Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

    "Pemerintah daerah terus melakukan pemutakhiran data untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara tepat," tuturnya.

    Lihat video; Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Ratusan Warga Mengungsi!

    Berton menambahkan, abu vulkanik juga berdampak terhadap lahan pertanian masyarakat. Luasan dan tingkat kerusakan lahan masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

    Selain mengimbau masyarakat untuk keluar dari zona bahaya dan berpindah ke wilayah yang lebih aman, BPBD juga mendistribusikan masker kepada masyarakat yang terdampak debu vulkanik.

    Koordinasi bersama unsur TNI dan Polri terus dilakukan, salah satunya melalui Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat. Patroli juga dilakukan di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai kawasan terlarang untuk aktivitas maupun kunjungan, termasuk kawasan Danau Lau Kawar.

    "Dari hasil patroli, kawasan tersebut dipastikan tidak terdapat pengunjung," ungkap dia.

    Adapun aktivitas pendidikan masyarakat juga disesuaikan dengan kondisi di lapangan. SD Negeri 040475 Tiga Serangkai untuk sementara melaksanakan kegiatan belajar mengajar di posko pengungsian. Sementara itu, pelajar tingkat SMP yang bersekolah di luar desa untuk sementara mendapat layanan antar-jemput oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karo.

    Sebagai informasi, Gunung Sinabung erupsi pada 31 Agustus 2026 sekitar pukul 12.00 WIB menghasilkan kolom erupsi setinggi sekitar 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Sinabung kemudian mengalami peningkatan sehingga tingkat aktivitas dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung mulai 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB.

    (cip)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    Pariwisata Mulai Bangkit,...

    Pariwisata Mulai Bangkit, Saatnya Desa Wisata Jadi Andalan

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    Abu Vulkanik Gunung...

    Kapolda dan Pangdam...

    Seluruh Penerbangan...

    Perubahan Harga BBM...

    Terdampak Abu Vulkanik...

    KLH Intensifkan Operasi...

    Komentar
    Additional JS