Jatim Park Group Investasikan Rp270 Miliar untuk Wahana Science Center hingga Sport Tourism - Investor ID

Penulis : Mardiana Makmun
16 Sep 2026 | 06:26 WIB
BAGIKAN
Direktur Jawa Timur Park (Jatim Park) Group Rio Imam Sendjojo (3 dari kiri) dan Direktur Jawa Timur Park 3 (Jatim Park 3) Suryo Widodo (4 kiri) memaparkan pengembangan pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).
BATU, investor.id – Jawa Timur (Jatim) Park Group menginvestasikan sekitar Rp270 miliar untuk membangun wisata Mega Science Center, akuarium raksasa (under water), hingga sport tourism di Kota Batu, Jawa Timur. Pengembangan wahana baru wisata di Jatim Park ini diharapkan dapat mendorong industri pariwisata kota ini.
“Untuk Mega Science Center dan Budaya, nilai investasinya di atas Rp100 miliar. Destinasi ini akan kami buka terlebih dahulu dalam bentuk trial opening dan nantinya akan diresmikan oleh Walikota,” kata Direktur Jawa Timur Park (Jatim Park) Group Rio Imam Sendjojo kepada Investor Daily dalam diskusi Ngobrol Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ngoprek) di Batu, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026) malam.
Selain Mega Science Center, Jatim Park Group juga siap membangun wisata akurium air laut raksasa (under water). “Kemudian untuk rencana underwater aquarium, investasinya hampir Rp120 miliar,” lanjut Rio.
“Memang lokasinya cukup menantang karena kita berada di daerah pegunungan. Kebutuhan air laut tentu menjadi persoalan tersendiri. Karena itu, kami harus melakukan proses pengolahan dan filtrasi air tawar menjadi air dengan karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan berbagai jenis ikan dan habitatnya,” tambah Rio.
Rio mengungkapkan, pihaknya serius menggarap pariwisata di Batu yang daerahnya indah dan sejuk karena dikelilingi oleh beberapa gunung. Dinataranya Gunung Panderman, Gunung Arjuno, dan Gunung Welirang. Untuk meningkatkan kunjungan wisata di Batu, Jati Park Group juga siap membangun sport tourism.
“Kami sedang membahas rencana pengembangan untuk semester kedua tahun ini. Konsepnya akan dibuat sebagai area multipurpose, yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai olahraga hingga pertunjukan. Mungkin pada semester kedua ini kami akan mulai proses pembangunannya,” kata Rio.
“Kalau dari sisi investasi, kira-kira nilainya sekitar Rp40–50 miliar. Angka pastinya masih dalam tahap pembahasan karena kami masih menghitung kebutuhan dan konsepnya,” ungkap Rio.
Rio optimistis, pariwisata Batu ke depan akan semakin berkembang. “Untuk pariwisata Indonesia sendiri, menurut saya, prospeknya masih sangat menarik dan menjanjikan. Wisatawan mancanegara, terutama yang datang dari Eropa, biasanya akan tinggal cukup lama di Indonesia dan kemudian mengeksplorasi berbagai destinasi. Karena itu, pengembangan fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk pariwisata, tetapi juga untuk mendukung kegiatan MICE dan sport tourism di Kota Batu,” ujar Rio.
Dengan adanya fasilitas olahraga, dia berharap bisa mengadakan berbagai event secara rutin, bahkan setiap minggu. Dengan begitu, kunjungan wisatawan juga bisa lebih merata, tidak hanya pada periode tertentu.
“Misalnya ada kompetisi olahraga, peserta datang untuk mengikuti pertandingan, kemudian keluarga atau pendampingnya bisa sekaligus berwisata di Kota Batu. Jadi, olahraga bisa menjadi salah satu penggerak pariwisata,” kata Rio.
Soal berapa luas lahnnya, Rio mengatakan masih dalam tahap pembahasan.
“Untuk luas lahannya, belum bisa kami sampaikan secara pasti karena masih dalam tahap pembahasan. Gambaran detailnya juga masih dikoordinasikan. Untuk realisasinya, saat ini masih kami diskusikan lebih lanjut, termasuk dengan Pak Suryo. Jadi, kapan tepatnya pembangunan dimulai masih menunggu hasil pembahasan tersebut,” lanjut Rio.
Direktur Jawa Timur Park 3 (Jatim Park 3) Suryo Widodo menambahkan, dengan adanya sport tourism diharapkan dapat meingkatkan okupansi hotel di Batu yang saat ini masih rendah.
“Saat ini okupansi hotel di Batu masih rendah, masa menginap wisatawan juga baru 1,5 hari. Jadi, wisatawan nginapnya di Kota Malang, tapi wisatanya ke Batu. Dengan adanya sport tourism center yang akan kami bangun, akan banyak digelar event-event olahraga sehingga dapat meningkatkan okupansi hotel,” kata Suryo Widodo.
Editor: Mardiana Makmun
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
BAGIKAN





