Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Disorot, Anggota Komisi V DPR: Ini Kelalaian - Kompas TV
Kompas.tv - 16 September 2026, 12:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi PDIP, Edi Purwanto berpendapat kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa merupakan kelalaian.
Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Rabu (16/9/2026), Edi mempertanyakan berulangnya kecelakaan kapal di Indonesia. Padahal saat pihaknya melakukan rapat dan menyampaikan tentang audit menyeluruh, semua pihak seolah berempati.
“Setiap kita sampaikan, semuanya seolah-olah berempati, seolah-olah bersimpati. Tapi kenapa kejadian-kejadian ini terjadi? Seperti data kami, Virgo ini kan, mohon maaf, diimpor, usia sudah 38 tahun,” kata dia.
Baca Juga: 5 Korban Meninggal KM Virgo Transport 8 Telah Teridentifikasi | KOMPAS SIANG
Padahal, kata dia, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan, batas usia kapal yang diimpor paling lama 15 tahun.
“Dari situ ada masalah. Menurut saya, ini bukan hanya dilakukan audit, tetapi harus tindakan hukum. Menurut saya sudah lidik ini. Ini menurut saya kelalaian. Dari hulu-hilirnya kita selesaikan,” ucapnya.
“Kapal datang ke sini, seperti apa. Ini sudah menyalahi prosedur. Kalau sudah 38 tahun, masih kita beli seperti itu,” ujar dia.
Edi menekankan, pihaknya sudah sangat sering mengingatkan Menteri Perhubungan tentang keselamatan transportasi, bahkan meminta adanya evaluasi.
“Sampai minta kepada Pak Menteri Perhubungan, ‘Tolong yang bertanggung jawab mengundurkan diri’ seperti itu. Operator juga begitu, karena memang menurut saya, kita terlalu toleran. Harusnya kan zero toleran. Ini kan sudah over toleran.”
“Saya berkali-kali menekankan, tolong diaudit menyeluruh-seluruh kapal yang ada di Indonesia. Usianya seperti apa, kondisi kelaikannya seperti apa, dan sampaikan ke kami,” ucapnya.
Baca Juga: Pencarian Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Terkendala Gelombang Tinggi
Jika berdasarkan data evaluasi, misalnya dari dua ribu kapal yang ada ternyata hanya seribu yang layak jalan, maka sisanya tidak boleh beroperasi.
Ia berharap tidak ada alasan kapal tidak cukup untuk memberi layanan kepada masyarakat. Sebab, nyawa seseorang merupakan hal yang sangat berharga.
“Nah ini kan alasan-alasan klasik. Jadi kalau tidak kita dorong dengan ketegasan yang kuat, political will kita tidak tegas, maka akan berlanjut terus. Ingat ya, nyawa satu orang itu sangat berharga. Berkali-kali saya, kita sampaikan, hukum tertinggi untuk sebuah negara ya, keselamatan rakyat.”
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : Kompas TV