Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bahlil Lahadalia Berita Biosolar Featured Pertalite Spesial

    Bahlil Siapkan Aturan Distribusi Pertalite-Biosolar, Imbau Warga Mampu Tak Pakai BBM Subsidi - Kompas TV

    4 min read

     

    Close Ads x

    Kompas.tv - 16 September 2026, 14:27 WIB

    bahlil-siapkan-aturan-distribusi-pertalite-biosolar-imbau-warga-mampu-tak-pakai-bbm-subsidi

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan setelah acara Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) yang digelar di Jakarta, Senin (14/9/2026). (Sumber: Putu Indah Savitri/Antara)

    JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan sedang menyiapkan aturan pembatasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar

    Aturan itu tengah dibuat agar distribusi BBM subsidi menjadi lebih tepat sasaran.

    “Ya, memang kami lagi ada memformulasikan aturannya,” kata Bahlil setelah Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026), via Antara

    Ia juga mengimbau pada masyarakat yang mampu agar tidak menggunakan BBM subsidi, seperti Pertalite dan Biosolar. 

    Bahlil mengajak agar BBM subsidi ditujukan bagi mereka yang memang berhak. 

    “Saudara-saudara saya yang mampu, yang mobilnya bagus, tolonglah kita jangan sampai memakai BBM subsidi. Karena itu kan BBM subsidi itu kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujar dia.

    Baca Juga: Pertamina Minta Maaf atas Antrean Panjang BBM di Makassar, Janji Evaluasi dan Tingkatkan Layanan

    Politisi Golkar itu juga buka suara soal antrean panjang BBM di Makassar, Sulawesi Selatan. 

    Menurutnya, stok BBM berada dalam batas minimal nasional, yakni 18 hingga 20 hari. 

    Oleh karena itu, Bahlil menegaskan tak ada kelangkaan BBM. Ia menyebut antrean panjang di Sulsel disebabkan pihak yang diduga menyalahgunakan BBM subsidi. 

    “Antrean panjang terjadi karena banyak faktor. Salah satu di antaranya adalah ada memang pihak-pihak yang mengantre di pompa bensin hanya untuk ada maksud lain,” katanya. 

    Baca Juga: Kata Bahlil soal Penyebab Antrean BBM: Ada Peralihan Konsumsi ke BBM Subsidi dan Penimbunan

    Bahlil sebelumnya menyatakan rencana pengendalian Pertalite bagi kelompok masyarakat desil 9 dan 10 masih menunggu validitas data supaya implementasinya tidak salah sasaran.

    Ia menyampaikan ketepatan data desil tersebut yang saat ini sedang diperiksa oleh pemerintah.

    Menteri kelahiran Banda itu berharap, melalui ketepatan data pembagian desil masyarakat, tujuan pemerintah agar penyaluran Pertalite tepat sasaran bisa tercapai sesuai dengan yang telah direncanakan.

    Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

    Sumber : Antara

    Komentar
    Additional JS