Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Spesial Tol Semarang

    Kerangka Perempuan Ditemukan di Lahan Tepi Tol Jangli Semarang, Diduga Terkubur Setahun - Kompas

    3 min read



    SEMARANG, KOMPAS.com – Warga kawasan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah lahan kosong di tepi jalan tol pada Jumat (4/9/2026) siang.

    Korban diduga berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan meninggal dunia dan terkubur sekitar setahun.

    Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani mengatakan, petugas langsung dikerahkan untuk mengamankan dan mensterilkan lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.

    “Iya ditemukan hari ini di dekat Tol Jangli,” ujar Kristiyastuti kepada Kompas.com, Jumat (4/9/2026).

    Kerangka Perempuan Ditemukan di Lahan Tepi Tol Jangli Semarang, Diduga Terkubur Setahun

    Baca juga: Misteri Kerangka Tanpa Kepala di Pantai Legundi, Polisi Duga Korban Meninggal akibat Tenggelam

    Diduga Terkubur Setahun

    Saat ditemukan di lokasi kejadian, kondisi jenazah sudah tidak utuh.

    Polisi menyebutkan bahwa jasad tersebut hanya menyisakan kerangka.

    Berdasarkan analisis awal dari kondisi fisik tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia dan terkubur di lokasi penemuan sejak setahun silam.

    “Diduga setahun lalu,” jelasnya.

    Untuk mengungkap identitas pasti korban dan memastikan penyebab kematian, kepolisian telah menerjunkan tim identifikasi gabungan ke lokasi kejadian.

    Baca juga: Kerangka Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Pasir Pantai Lampung Selatan

    “Info selanjutnya ke Polrestabes ya. Tadi Polsek hanya mendampingi," lanjut dia.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Kejagung: Ada Beberapa Hal yang Tidak Bisa Dibuka ke Publik Terkait Kasus Febrie

    Komentar
    Additional JS