Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured KM Virgo Lintas Peristiwa Spesial

    Korban Kecelakaan KM Virgo Selamat setelah Ditolong Nelayan, Sempat Terapung di Permukaan - Tribunnews

    6 min read

     

    Banjarmasin Post/Rifki Soelaiman A-A+ EVAKUASI KORBAN - Salah satu korban yang berhasil dievakuasi dari kecelakaan KM Virgo Transport 8 saat diturunkan dari ambulans menuju ruang pemeriksaan, Minggu (13/9/2026) 
    Ringkasan Berita:
    • Seorang korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 selamat setelah ditolong nelayan.
    • Korban sempat disebut mengapung di permukaan laut.
    • Istri korban dihubungi lewat WhatsApp oleh nelayan yang menolong suaminya.

    TRIBUNNEWS.COM - Ahmadi (42), salah satu penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, dikabarkan selamat setelah ditolong oleh nelayan.

    Nani Rohani (38), istri Ahmadi, menceritakan bahwa seorang nelayan telah menghubunginya lewat panggilan WhatsApp. 

    Nelayan itu menyampaikan informasi bahwa Ahmadi telah berhasil dievakuasi dan berada dalam keadaan selamat. Sebelum dibawa ke tempat aman, Ahmadi sempat disebut mengapung di permukaan laut.

    “Alhamdulillah selamat. Dia menelepon karena dia ingat nomor saya kan jadi langsung menelepon lewat HP nelayan yang bantu itu, jadi keadaannya sehat-sehat saja sudah,” ujar Nani di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu, (13/9/2026), dikutip dari Banjarmasin Post.

    Nani berkata suaminya menjadi sopir di sebuah perusahaan ekspedisi. Suaminya menjadi korban terdampar di perairan laut Jawa setelah KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan.

    Sebelum Nani mendapat kabar tentang suaminya, Nani sempat melihat video amatir di media sehingga tangisnya tak bisa ditahan. Meski demikian, dia mencoba agar tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi suaminya.

    Adapun setelah menerima foto dari nelayan yang membantu Ahmadi, Nani pun percaya bahwa suaminya memang selamat. Sang nelayan, kata Nani, berkata bahwa Ahmadi sempat tidak sadarkan diri,

    “Jadi saya lihat dia pingsan, setengah jam mungkin dari itu kemudian sadar lalu menghubungi saya, alhamdulillah selamat,” ujar Nani.

    Wanita itu kini sudah lega. Namun, dia juga terus berharap seluruh penumpang segera ditemukan.

    “Alhamdulillah. Semoga semua yang dievakuasi itu selamat semua bisa ditemukan semua,” ujarnya.  

    Nani menyebut Ahmadi tidak ikut naik kapal armada SAR ke Pelabuhan Trisakti. Suaminya itu masih bersama nelayan yang menolongnya dan dibawa ke daratan terdekat. 

    “Dia masih di sana di Tuban, dekat perairan Tuban dia. Tidak ikut, dia sendirian. Makanya saya kasih tahu im SAR karena mereka kan tidak tahu. Tapi sudah diuruskan juga oleh pihak ekspedisi juga,” kata Nani.

    Baca juga: Anggota DPR RI Soroti Usia KM Virgo Transport 8: Kenapa Kapal Tua Bisa Berlayar?

    KECELAKAAN KAPAL - Video pantauan udara dari helikopter HR-3601 Basarnas menunjukkan kondisi kapal KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di wilayah perairan Laut Jawa diduga karena cuaca buruk pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
    KECELAKAAN KAPAL - Video pantauan udara dari helikopter HR-3601 Basarnas menunjukkan kondisi kapal KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di wilayah perairan Laut Jawa diduga karena cuaca buruk pada Minggu (13/9/2026) dini hari. (HO/IST/Basarnas)

    Basarnas: 114 korban dievakuasi

    Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso menjelaskan kapal KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang.

    Sebanyak 213 orang di antaranya adalah penumpang dan 30 lainnya adalah dari kru kapal. 

    Hingga pukul 15.30 WIB, kata Edy, sebanyak 114 orang korban sudah dievakuasi.

    Sebanyak 98 orang di antaranya dalam kondisi selamat, sedangkan enam lainnya meninggal dunia.

    Para korban yang selamat dan meninggal dunia tersebar di sejumlah kapal yang turut membantu menyelamatkan para korban.

    "Sehingga yang masih dalam pencarian dalam hal ini adalah kurang lebih 129 orang. Sesuai data yang kita terima dari 243 orang," kata Edy dalam keterangan di Jakarta.

    Kronologi kapal hilang kontak

    Kapal hilang kontak pada Minggu dini hari, (13/9/2026), sekitar pukul 02.00 WIB.

    Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, kru kapal sempat melapor kepada perusahaan bahwa kondisi cuaca buruk.

    “Beberapa jam kemudian dilaporkan kapal mengalami perubahan center of gravity,” kata Syafii dalam konferensi pers di Posko KM Virgo, Terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu sore, (13/9/2026), dikutip dari Banjarmasin Post.

    Baca juga: Penampakan KM Virgo Transport 8 yang Terbalik Dihantam Ombak Laut Jawa, Hanya Terlihat Lunasnya Saja

    Kapal kemudian menginformasikan perlunya bantuan atau pertolongan. Informasi itu diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

    Basarnas lalu melaporkannya kepada Basarnas Command Center hingga akhirnya operasi SAR dilakukan.

    Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berujar KM Virgo direncanakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 06.00 Wita.

    Akan tetapi, kapal kemudian menghadapi kondisi yang berbeda dalam perjalanan hingga akhirnya mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.

    Dudy belum bersedia menyimpulkan apakah kecelakaan disebabkan oleh perubahan kondisi cuaca. Menurutnya, kesimpulan tentang penyebab kecelakaan masih harus menunggu hasil penyelidikan KNKT melalui Subkomite Pelayaran.

    Menurut laporan terakhir, KM Virgo dalam kondisi terbalik dan belum tenggelam.

    “Kondisi kapal terbalik. Belum tenggelam sampai tadi,” kata Dudy, Minggu.

    Operasi SAR di wilayah Kalimantan Selatan melibatkan Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, KSOP Banjarmasin, SROP Navigasi, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, agen kapal, serta unsur terkait lainnya.

    (Tribunnews/Febri/Banjarmasin Post/Saiful Rahman)

    Komentar
    Additional JS