Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Keuangan Prabowo Subianto Spesial

    Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Akhirnya Purbaya Dicopot - suara

    3 min read

     

    Media Asing Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah Lama Ditunggu, Akhirnya Purbaya Dicopot 
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]

    Baca 10 Detik

    • Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan Indonesia.

    • Suahasil Nazara resmi ditunjuk menggantikan posisi Purbaya usai kepulangan Presiden dari India.

    • Perombakan kabinet kelima ini dipicu target pertumbuhan ekonomi yang belum tercapai.

    Suara.com - Media asing menyebut jika reshuffle kabinet Prabowo Subianto sudah lama ditunggu-tunggu. Akhirnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dicopot. Posisi Purbaya digantikan wakilnya, Suahasil Nazara, hanya beberapa jam setelah kembali ke Indonesia dari kunjungan resmi ke India.

    Hal itu diulas oleh Straitstimes, Senin (14/9/2026).

    "Prabowo menggantikan Menteri Keuangan Purbaya dalam perombakan Kabinet Indonesia yang telah lama ditunggu-tunggu," begitu judul media itu.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat medi briefing di RM Medan Baru, Sunter, Jakarta, Selasa (8/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat medi briefing di RM Medan Baru, Sunter, Jakarta, Selasa (8/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

    "Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam perombakan kabinet yang telah lama ditunggu-tunggu, menggantikan ekonom yang vokal tersebut dengan wakilnya, Suahasil Nazara, hanya beberapa jam setelah kembali ke Indonesia dari kunjungan resmi ke India," tulis TST dalam pembuka berita.

    Menurut media itu, sebelumnya isu pengunduran diri Purbaya terjadi setelah berbulan-bulan spekulasi mengenai posisinya di tengah kekhawatiran investor terhadap kebijakan fiskal Indonesia.

    "Ekonom yang sebelumnya memimpin Lembaga Penjaminan Simpanan Indonesia (LKP) ini mengambil alih jabatan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang telah lama menjabat pada September 2025. Ia datang dengan janji untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, dengan alasan bahwa target pertumbuhan tahunan Prabowo sebesar 8 persen dapat dicapai."

    "Namun, pertumbuhan tetap berada di sekitar 5 persen selama masa jabatannya, jauh di bawah target jangka panjang Presiden."

    "Purbaya juga menarik perhatian karena gaya bicaranya yang lugas yang kadang-kadang membuatnya terlibat dalam kontroversi."

    "Pada bulan April, ia menyarankan agar negara-negara yang berbatasan dengan Selat Malaka dapat mempertimbangkan untuk mengenakan biaya kepada kapal yang menggunakan salah satu jalur maritim tersibuk di dunia. Pernyataan tersebut menarik perhatian di seluruh kawasan, mendorong pemerintah untuk mengklarifikasi bahwa Indonesia tidak memiliki rencana untuk mengenakan biaya tersebut dan tetap berkomitmen pada hukum maritim internasional," tutup Straits Times.

    Perombakan ini merupakan perombakan kabinet kelima Prabowo sejak menjabat pada Oktober 2024.

    Komentar
    Additional JS