Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Imunisasi Kesehatan KIA Spesial

    Orang Tua Wajib Tahu, Begini Penggunaan Buku KIA dalam Memantau Imunisasi Anak - Tribunnews

    7 min read

     


    Ringkasan Berita:
    • Buku KIA membantu orang tua memantau riwayat imunisasi anak, termasuk jenis dan tanggal pemberiannya.
    • Jenis imunisasi yang dicatat antara lain BCG, DPT, HB, HIB, polio, campak, dan rubella.
    • Orang tua disarankan mencatat jadwal imunisasi berikutnya agar tidak terlupa.
    • Pencatatan vaksin di buku KIA dapat berbeda, misalnya rumah sakit bisa mencantumkan stiker merek vaksin, sedangkan puskesmas umumnya mencatat tanggal pemberian.

    TRIBUNNEWS.COM - Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) tidak hanya digunakan untuk mencatat kondisi kesehatan ibu dan anak, tetapi juga dapat membantu orang tua memantau riwayat imunisasi buah hati.

    Bidan May Azhari, S.Tr. Keb., founder Maymombycare dan yoga hamil @maymomyoga, menjelaskan, dalam buku KIA orang tua dapat melihat jenis imunisasi yang telah diberikan beserta tanggal pemberiannya.

    "Jenis imunisasinya BCG, DPT, HB, HIB, polio, campak, rubella, gitu ya. Nah, lalu yang kedua tanggal pemberian imunisasinya," ujar Bidan May kepada jurnalis TribunHealth.com, Melia Istighfaroh, di Kantor Tribunnews Solo, Klodran, Karanganyar, Jawa Tengah, pada Senin (8/9/2025).

    Menurutnya, pencatatan imunisasi pada buku KIA dapat berbeda antara fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit swasta dan fasilitas kesehatan pemerintah.

    Di sejumlah rumah sakit, informasi mengenai vaksin yang diberikan dapat disertai atau ditempelkan label merek vaksin pada buku.

    Sementara itu, di puskesmas, pencatatan umumnya berupa tanggal pemberian imunisasi dan keterangan dari petugas yang memberikan vaksin.

    Perbedaan tersebut bukan berarti imunisasi yang diberikan berbeda.

    Orang tua tetap dapat menggunakan catatan dalam buku KIA untuk mengetahui imunisasi apa saja yang sudah diterima anak dan menentukan jadwal pemberian berikutnya.

    Membantu Orang Tua Mengetahui Jadwal Imunisasi Berikutnya

    Buku KIA juga dapat menjadi pengingat bagi orang tua agar tidak melewatkan jadwal imunisasi anak.

    Setelah imunisasi, orang tua biasanya akan mendapatkan informasi mengenai vaksin berikutnya yang perlu diberikan.

    Baca juga: Masih Takut Imunisasi Anak? Dokter Ungkap Fakta di Balik Mitos yang Beredar

    Misalnya, petugas kesehatan mengingatkan bahwa anak akan mendapatkan dosis imunisasi tertentu pada kunjungan berikutnya.

    Bidan May menyarankan orang tua untuk tidak sekadar menyimpan buku KIA setelah pulang dari fasilitas kesehatan. Jadwal imunisasi selanjutnya sebaiknya langsung dicatat agar tidak terlupa.

    "Kalau bisa kita jangan langsung tutup, taruh, yang ada lupa. Boleh agendakan misalkan bulan depan tanggalnya tanggal berapa nih yang pas harinya," katanya.

    Menurutnya, orang tua dapat menyesuaikan jadwal tersebut dengan layanan imunisasi yang tersedia di fasilitas kesehatan masing-masing.

    Hal ini penting karena layanan imunisasi di setiap fasilitas kesehatan dapat memiliki jadwal yang berbeda.

    Sebagai contoh, apabila anak mendapatkan imunisasi pada usia tiga bulan, orang tua dapat memperkirakan dan mencatat jadwal kunjungan berikutnya ketika anak memasuki usia empat bulan, sesuai dengan jadwal imunisasi yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan.

    Jangan Lupa Mengecek Jadwal dan Kuota Pelayanan

    Selain mencatat jadwal imunisasi, orang tua juga perlu memperhatikan sistem pendaftaran yang diterapkan fasilitas kesehatan.

    Bidan May mencontohkan, di tempatnya terdapat layanan imunisasi anak pada hari tertentu sehingga orang tua perlu menyesuaikan waktu kunjungan.

    Bahkan, pendaftaran dapat dilakukan secara daring terlebih dahulu untuk mendapatkan kuota.

    "Kalau di sini daftar online dulu untuk H-1. Dimulai dari jam 00.00 kita daftar online, kayak nge-war gitu," tuturnya.

    Dengan mencatat jadwal sejak awal, orang tua memiliki waktu untuk mempersiapkan pendaftaran dan membawa buku KIA ketika datang ke fasilitas kesehatan.

    Buku KIA sebagai Catatan Riwayat Imunisasi Anak

    Buku KIA pada akhirnya dapat membantu orang tua mengetahui perjalanan imunisasi anak secara lebih teratur.

    Dengan melihat catatan yang tersedia, orang tua dapat mengetahui imunisasi yang sudah diberikan, imunisasi yang masih perlu dilengkapi, serta jadwal kunjungan berikutnya.

    Bidan May juga menjelaskan bahwa tidak semua pemberian imunisasi disertai stiker atau label pada buku KIA.

    Pada imunisasi dasar tertentu, pencatatan dapat dilakukan dengan menuliskan tanggal pemberian imunisasi.

    "Kalau imunisasi dasar biasa itu enggak pakai stiker, cuma ditanggalin aja," jelasnya.

    Karena itu, orang tua sebaiknya selalu membawa dan menyimpan buku KIA dengan baik setiap kali anak mendapatkan pelayanan kesehatan.

    Catatan tersebut dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu memastikan riwayat imunisasi anak tetap terdokumentasi dan tidak ada jadwal yang terlewat.

    (Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

    Komentar
    Additional JS