Satu Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi sebagai Reyner Fausta Asal Malang Jatim - Tribunnews
Ringkasan Berita:
- Tim DVI Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin Kalimantan Selatan.
- Jenazah teridentifikasi sebagai Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki asal Kabupaten Malang Jawa Timur.
- Reyner teridentifikasi melalui pencocokan catatan medis dan sidik jari.
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin Kalimantan Selatan.
Jenazah teridentifikasi sebagai Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki berusia 22 tahun.
Reyner berasal dari Dusun Claket, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Reyner teridentifikasi melalui pencocokan catatan medis dan sidik jari.
Baca juga: Virgo Transport 8 Bukan Satu-satunya, Ini Feri Buatan Kurushima yang Beroperasi di Indonesia
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofyan mengatakan proses identifikasi dilakukan pada Senin (14/9/2026) pukul 11.30 Wita.
"Pada hari Senin tanggal 14 September 2026 pukul 11.30 Wita, Tim DVI berhasil mengidentifikasi satu jenazah, yaitu Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki, 22 tahun, Dusun Claket, Kabupaten Malang, Indonesia, teridentifikasi melalui catatan medis sidik jari," ujar Much Sofyan.
Reyner tercatat sebagai jenazah nomor PM 62/DVI Kalsel/TB/001 dalam laporan identifikasi DVI Polda Kalsel.
Ia menjadi korban pertama dari kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang berhasil diidentifikasi secara resmi oleh Tim DVI Polda Kalsel.
Much Sofyan mengatakan, sebelumnya Tim DVI telah menerima dua kantong dari proses evakuasi korban.
Satu kantong berisi jenazah utuh, sedangkan satu kantong lainnya berisi pelampung.
Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan data yang tersedia untuk memastikan identitas korban.
"Sehingga jumlah total jenazah yang sudah teridentifikasi sampai dengan hari ini, Senin 14 September 2026 adalah sejumlah satu jenazah," lanjutnya.
Saat ini, proses identifikasi terhadap korban lainnya masih dilakukan.
Tim DVI juga telah membuka layanan ante mortem dan post mortem untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam proses pencocokan identitas.
Proses identifikasi jenazah korban KM Virgo Transport 8 dipusatkan di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dalam kecelakaan tersebut dapat memberikan data kepada Tim DVI untuk membantu proses identifikasi korban lainnya.
Jenazah Sudah Diserahkan kepada Keluarga
Kapolda Kalsel Irjen Pol Royanto Yudha Hermawan mengatakan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah menerima dua jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Tim DVI masih melakukan proses identifikasi terhadap satu jenazah lainnya.
Satu jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Yang satu masih dalam proses identifikasi," ujarnya, dalam konferensi pers, Senin (14/9/2026) malam.
Untuk mempercepat proses identifikasi, Rosyanto mengimbau keluarga korban segera melapor ke posko yang sudah didirikan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
"Laporan tersebut diperlukan agar bisa diambil data-dara ante mortem guna mempercepat identifikasi," katanya.
Menurut Irjen Rosyanto, kecepatan identifikasi juga bergantung pada kondisi jenazah serta kelengkapan data ante mortem yang telah dikumpulkan tim DVI.
Ia mengatakan, kondisi jenazah pada masa awal setelah ditemukan dapat membantu proses pengenalan dan pencocokan identitas.
"Apabila ini masih dua hari, biasanya jenazahnya masih bisa dikenali. Tentunya ini akan lebih cepat untuk identifikasi," ujarnya.
Oleh sebab itu keberadaan data pembanding dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses identifikasi korban.
Data tersebut nantinya dicocokkan dengan hasil pemeriksaan post mortem terhadap jenazah yang ditemukan.
Keluarga Menunggu di Posko SAR
Sementara itu keluarga penumpang kapal masih berada di Posko SAR Pelabuhan Trisakti, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).
Maulidatul Hasanah, warga Kabupaten Tapin sejak Minggu (13/9/2026) pagi berada di posko untuk menunggu kabar anggota keluarganya yang menjadi penumpang Kapal KM Virgo Transport 8.
Maulidatul mengatakan, dirinya bersama keluarga telah berada di Posko Pelabuhan Trisakti sejak sekitar pukul 07.00 Wita.
"Kami sejak Minggu jam 7 pagi sudah berada di sini," ujarnya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (14/9/2026).
Ia mengaku terus menunggu informasi mengenai kondisi anggota keluarganya.
Menurut Maulidatul, komunikasi terakhir dengan anggota keluarganya berlangsung sekitar pukul 01.46 Wita.
Setelah itu, ia bersama keluarga hanya bisa menunggu perkembangan proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan tim SAR.
"Informasi terakhir dari petugas, masih proses evakuasi. Keluarga diharap terus bersabar," katanya.
Selama berada di posko, Maulidatul menyebut komunikasi dengan petugas terus dilakukan.
Namun, pihak keluarga masih diminta menunggu kedatangan dan perkembangan dari tim Basarnas.
"Semua menyuruh kami menunggu tim Basarnas datang," tuturnya.
Di tengah penantian tersebut, Maulidatul berharap proses pencarian dan evakuasi dapat segera memberikan kepastian bagi seluruh keluarga penumpang.
Ia berharap daftar nama korban, baik yang selamat maupun yang tidak, dapat segera diketahui sehingga keluarga mendapatkan kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.
"Semoga nama-nama korban yang selamat ataupun tidak cepat dievakuasi. Kami menunggu kabar," ucapnya.
Maulidatul juga menyampaikan pesan kepada seluruh tim SAR yang masih melakukan pencarian.
"Semoga pencarian di dalam kapal dipercepat," harapnya.
Hingga Senin, keluarga penumpang masih bertahan di sekitar Posko SAR Pelabuhan Trisakti sembari menunggu informasi resmi mengenai perkembangan pencarian dan evakuasi.
Kronologi Kecelakaan KM Virgo
- Sabtu (12/9/2026)
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin, membawa sekitar 243 orang.
- Minggu dini hari (13/9/2026)
Kapal memasuki perairan sekitar Masalembo, Laut Jawa, ketika kondisi cuaca dan gelombang buruk.
- Sekitar pukul 01.20 Wita
Berdasarkan keterangan dari penumpang selamat, kapal tiba-tiba miring ke kiri dengan cepat.
Ada keterangan bahwa kapal sempat terkena hantaman ombak dari sisi kanan.
Namun, penyebab pastinya masih diselidiki.
- Sekitar pukul 02.00 Wita
Komunikasi dengan kapal hilang/kontak terputus.
Tim SAR kemudian bergerak mencari kapal.
Kapal-kapal lain di sekitar lokasi juga membantu mengevakuasi penumpang.
KM Virgo Transport 8 akhirnya ditemukan dalam posisi terbalik di perairan Masalembo.
Korban mulai dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Sampai 14 September, laporan yang diperbarui menyebut 108 orang selamat, 6 meninggal, dan 129 masih dalam pencarian.
Angka ini masih dapat berubah karena operasi SAR masih berlangsung.
Penulis: Mukhtar Wahid/Muhammad Syaiful Riki
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Sidik Jari Pastikan Identitas Korban Jiwa Pertama KM Virgo Transport 8, Warga Malang Jawa Timur
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Kapolda Kalsel Jelaskan Soal Identifikasi Jenazah Korban KM Virgo Transport, Minta Keluarga Melapor