Siswa SD Kediri Diduga Keracunan MBG, Satgas: Kami Sisir Semua Sekolah - Kompas
KEDIRI, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kota Kediri, Jawa Timur, melakukan penyisiran di sejumlah sekolah, menyusul terjadinya dugaan keracunan di SDN Kampung Dalem 3 pada Kamis (17/9/2026).
Ketua Satgas MBG Kota Kediri, Endang Kartika, mengatakan bahwa penelusuran itu untuk memastikan kondisi masing-masing siswa di sekolah lainnya terutama yang mendapatkan suplai makanan dari Satuan Pemenuhan dan Pelayanan Gizi (SPPG) yang sama dengan SDN Kampung Dalem 3.
"Kami saat ini terus patroli ke sekolah-sekolah lainnya. Sementara yang ditemukan (kasus keracunan) di SDN Kampungdalem saja,” ujar Endang pada Kompas.com, Kamis.
Endang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kediri ini menambahkan, sejumlah tindakan telah diambil baik penanganan korban maupun pengambilan sampel makanan.
Dugaan Keracunan MBG di SDN Kediri, Siswa: Ayam Katsu Rasanya Pahit
Baca juga: Sejumlah Siswa SD di Kediri Diduga Alami Keracunan Usai Santap MBG
Menurut dia, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan koordinator wilayah (Korwil) MBG tingkat provinsi maupun pihak terkait untuk membahas tindak lanjutnya. Baik soal penelusuran penyebab keracunan maupun sanksi bagi SPPG.
"Perihal sanksi kan ada di wilayah BGN. Nah, makanya nanti sore kami akan merapatkan ini dengan korwil,” kata Endang.
Adapun kondisi terkini para siswa yang diduga keracunan, Endang menyebut, saat ini sebagian siswa sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang.
"Masih ada tiga siswa yang dirawat di RSUD Gambiran,” pungkasnya.
Baca juga: 20 Siswa di Kota Blitar Diduga Keracunan MBG, Termasuk 10 Siswa SLB
Sebelumnya diberitakan, sembilan siswa SDN Kampungdalem 3 Kota Kediri diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.
Beberapa jam setelah menyantap menu MBG saat istirahat sekolah itu, bahkan saat masih di sekolah, mereka merasakan mual hingga muntah.
Pihak sekolah kemudian membawa para siswa tersebut ke puskemas maupun rumah sakit terdekat.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Kasus Keracunan MBG Masuk Tahap Penyidikan Polisi, Ini Tanggapan BGN