Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bareskrim Berita BNN Featured Kasus Spesial

    Bareskrim dan BNN Gerebek Diskotek di Penjaringan Jakut - Demok

    7 min read


    M

    Iim Purnamasari

    Author

    Bareskrim dan BNN Gerebek Diskotek di Penjaringan Jakut
    Foto: Kurniawan Fadilah/detikcom

    Smallest Font

    Largest Font

    Petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memeriksa sebuah diskotek di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (18/10/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua kartrid bekas pakai di lantai tiga dan meminta pengunjung menjalani tes urine untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Berdasarkan pantauan detikcom pada pukul 00.51 WIB, petugas awalnya menyisir kamar mandi di lantai tiga dan menemukan dua kartrid bekas yang dibungkus tisu. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di ruang karaoke yang berada di dekat kamar mandi.

    Di ruangan tersebut, petugas mendapati tiga pria dan dua wanita sedang minum-minum. Petugas menjelaskan bahwa kartrid ditemukan setelah dua pria keluar dari kamar mandi.

    Saat petugas berusaha berkomunikasi dengan kelima pengunjung, salah seorang wanita meminta masker sebelum pemeriksaan dilanjutkan.

    "Beri saya masker dulu, beri saya masker, masker! Jadi kita adil ya," ucap tamu wanita tersebut.

    Petugas meminta wanita itu untuk tenang sebelum menjelaskan temuan di lokasi. Pengunjung tersebut kembali meminta masker.

    "Ya sudah, masker," sahut tamu wanita itu.

    Petugas kemudian menerangkan lokasi penemuan kartrid kepada para pengunjung. Penjelasan tersebut menyebutkan adanya satu kartrid yang dikaitkan dengan seorang pengunjung bernama Yulia dan satu kartrid lain yang ditemukan di wadah tisu kamar mandi.

    "Di sini, ditemukan satu kartrid dari Ibu Yulia, satu ditemukan kartrid di kamar mandi, di wadah tisu. Setelah kamu berdua keluar dari kamar mandi, kami temukan di wadah tisu," jelas petugas.

    Menurut pantauan detikcom, sejumlah pengunjung berusaha menghindari petugas dan meminta pemeriksaan dilakukan secara tertutup. Petugas kemudian memberikan penjelasan mengenai prosedur pemeriksaan kepada kelima orang tersebut.

    Kepala tim operasi, AKBP Ivan, memperkenalkan diri sebagai pemimpin tim sebelum meminta para pengunjung menjalani tes urine. Salah seorang pengunjung pria menyatakan bahwa mereka hanya sedang minum-minum di tempat tersebut.

    "Bapak dan Ibu, perkenalkan saya AKBP Ivan, yang memimpin tim ini, saya minta Bapak dan Ibu," ucap Ivan.

    Ivan melanjutkan penjelasannya setelah seorang pengunjung pria menyampaikan tanggapannya. Ia menyebut pemeriksaan urine diperlukan untuk memastikan kondisi para pengunjung.

    "Ya, kita minum-minum saja di sini," jawab tamu pria tersebut.

    Ivan menjelaskan bahwa pengunjung yang tidak bermasalah dapat melanjutkan aktivitas setelah pemeriksaan. Ia meminta kelima orang tersebut mengikuti tes urine yang diminta petugas.

    "Saya minta nanti Bapak dan Ibu melakukan pemeriksaan tes urine. Kalau Bapak dan Ibu tidak kenapa-kenapa, silakan boleh melanjutkan," imbuh Ivan.

    Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian Parluhutan Siagian, bersama Plt Deputi Pemberantasan BNN, Adri Irniadi. Menurut keterangan dalam laporan detikcom, operasi melibatkan 462 personel gabungan dari unsur Bareskrim Polri dan BNN.

    Rinciannya terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, serta 160 personel BNN.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS