Ekonomi Sulit, Ribuan Lowongan Tersedia, Job Fair Boyolali Lengang di Hari Kedua - Tribunnews
Ekonomi Sulit, Ribuan Lowongan Tersedia, Job Fair Boyolali Lengang di Hari Kedua
Job Fair 2026 Boyolali pada hari kedua terlihat lengang. Sejumlah stan perusahaan minim pengunjung, bahkan ada yang nyaris tanpa antrean pencari kerja
Tayang:
Tribun Solo/Tri Widodo
LENGANG: Job Fair Boyolali 2026 terlihat lengang di hari kedua, Sabtu (24/10/2026).
Ringkasan Berita:
- Job Fair 2026 Boyolali pada hari kedua terlihat lengang. Sejumlah stan perusahaan minim pengunjung, bahkan ada yang nyaris tanpa antrean pencari kerja.
- Bursa kerja ini menghadirkan puluhan perusahaan dengan hampir 2.000 lowongan, mulai dari administrasi, operator, produksi hingga pekerjaan bagi penyandang disabilitas.
- Bupati Boyolali Agus Irawan menyebut jumlah pengangguran di wilayahnya masih sekitar 19.000 orang. Job fair diharapkan membantu menekan angka pengangguran
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pemandangan tak biasa terlihat pada hari kedua pelaksanaan Job Fair 2026 di halaman Kantor Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali.
Di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan lapangan pekerjaan, suasana bursa kerja tersebut justru terlihat lengang.
Pantauan TribunSolo.com, sejumlah stand perusahaan tampak minim didatangi pencari kerja.
Bahkan, ada stand yang terlihat nyaris tanpa antrean pencari kerja.
Beberapa pencari kerja lebih banyak duduk di sisi area job fair sembari melihat-lihat informasi lowongan yang tersedia.
Padahal, Job Fair 2026 Boyolali menghadirkan puluhan perusahaan dengan hampir 2.000 lowongan pekerjaan.
Baca juga: Parmono, Penyandang Disabilitas di Boyolali yang Berjuang Cari Kerja demi Cukupi Kebutuhan Hidup
Sejumlah stand perusahaan juga telah memasang informasi posisi yang dibutuhkan, mulai dari pekerjaan administrasi, operator, produksi hingga bidang lainnya.
Kondisi ini cukup kontras dengan persoalan ketenagakerjaan yang selama ini menjadi perhatian.
Suasana lengang tersebut juga terlihat dari jalur antarstand yang relatif longgar.
Sebelumnya, Bupati Boyolali, Agus Irawan, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
"Hampir 2.000 lowongan pekerjaan. Monggo warga masyarakat yang mungkin mencari pekerjaan, lowongan-lowongan pekerjaan ini sudah kita mulai buka di Kabupaten Boyolali," kata Agus saat meninjau stand Job Fair 2026.
Menurutnya, Pemkab Boyolali tidak hanya membuka kesempatan kerja bagi masyarakat secara umum.
Lowongan pekerjaan juga disediakan bagi penyandang disabilitas.
"Jadi pemerataan kebutuhan pekerjaan kita berikan semuanya di Kabupaten Boyolali," ujarnya.
Agus mengatakan, jumlah pengangguran di Boyolali saat ini masih berada di kisaran 19.000 orang.
Baca juga: Tekan Pengangguran, Job Fair Boyolali Buka Hampir 2.000 Lowongan
Dengan dibukanya ribuan lowongan melalui Job Fair 2026, dia berharap angka pengangguran di Boyolali dapat ditekan.
"Jumlah pengangguran kita kan ada 19.000 sekian. Nah, ini kita sudah mulai membuka lowongan pekerjaan 2.000 lebih, semoga nanti bisa mengurangi angka pengangguran," katanya.
Agus menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap informasi lowongan kerja juga terlihat dari banyaknya pesan yang diterimanya.
Bahkan, masyarakat disebut kerap mengirim pesan langsung untuk menanyakan informasi lowongan pekerjaan.
"Lumayan banyak kemarin yang DM, 'Pak, lowongan pekerjaan, lowongan pekerjaan.' Nah ini sudah kita mulai buka semuanya," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-job-fair-Boyolali.jpg)