Gempa Tektonik Jauh Kelud Tercatat Tiga Kali, Durasi Sampai 115 Detik, Status Masih Normal - Radar Kediri

JP Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau Normal berdasarkan hasil pengamatan Kamis (15/10).
Meski demikian, petugas mencatat tiga kali gempa tektonik jauh dalam periode pengamatan selama 24 jam, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud, gempa tektonik jauh tersebut memiliki amplitudo 5–24 milimeter dengan durasi 64–115 detik.
Sementara itu, secara visual kondisi gunung terpantau jelas tanpa adanya asap kawah.
Air danau kawah masih terlihat berwarna hijau dengan bualan air di tengah danau yang teramati samar-samar.
Suhu air danau kawah berdasarkan pemantauan telemetri tercatat 29,16 derajat Celsius.
Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil pengamatan sehari sebelumnya, Rabu (14/10), yang mencatat suhu air danau kawah sebesar 28,80 derajat Celsius.
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Kelud terpantau cerah hingga berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur, dan barat daya, dengan suhu udara berkisar 22–34 derajat Celsius serta kelembapan udara 50–64 persen.
Meski terdapat catatan kegempaan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih ditetapkan pada Level I atau Normal.
Petugas merekomendasikan masyarakat serta pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.
Selain itu, masyarakat dan penambang diminta mewaspadai potensi lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Kelud.
Laporan pengamatan tersebut disusun Achmad Nurin Kausar dari Pos Pengamatan Gunung Api Kelud berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).