Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Spesial

    Viral Video Deretan Motor Trail di Bekasi, Pemilik Lahan: Bukan Motor MBG -×Kompas

    7 min read

     


    BEKASI, KOMPAS.com - Deretan motor trail yang sempat terparkir di lahan terbuka di Jalan Inspeksi BKT, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah diduga merupakan kendaraan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Menanggapi kabar tersebut, Yanto (62), pemilik lahan tempat motor-motor itu sempat terparkir, mengatakan bahwa kendaraan tersebut bukan motor untuk program MBG.

    Menurut Yanto, motor-motor itu merupakan kendaraan dinas TNI yang akan dibawa ke Surabaya, Jawa Timur, untuk didistribusikan. Kendaraan tersebut dititipkan sementara di lahannya sambil menunggu proses pengecatan.

    Baca juga: Kronologi Petugas SPPG Tersesat di Hutan Pekalongan, Motor Trail Terjebak di Sungai Kering

    “Sebenarnya itu bukan motor MBG, tapi motor untuk dinas TNI di Surabaya. Motor-motor itu dititipkan di sini karena mau dicat,” kata Yanto saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (20/10/2026).

    4 Manfaat Kayu Manis untuk Penderita Diabetes

    Yanto mengatakan, dirinya hanya mengetahui bahwa lahan miliknya digunakan sebagai tempat parkir sementara.

    Ia tidak mengetahui secara pasti pihak yang memiliki kendaraan tersebut maupun instansi yang menangani proses pengecatannya.

    “Kalau ngecatnya di mana, saya kurang tahu. Tapi lahan saya hanya dipakai untuk parkir sementara, bukan disewakan,” tuturnya.

    Baca juga: Diduga Gondol Motor Trail Honda CRF, Pria di Mamuju Kabur ke Hutan dan Tinggalkan Kendaraan Curian

    Yanto menjelaskan, motor-motor tersebut tidak datang sekaligus dalam jumlah besar. Kendaraan dititipkan secara bertahap, kemudian dipindahkan untuk menjalani pengecatan sebelum nantinya dibawa ke tempat tujuan.

    “Jadi prosesnya bergantian. Kalau sudah selesai dicat semua, langsung dibawa ke Surabaya,” kata dia.

    Meski demikian, Yanto mengaku tidak mengetahui lokasi pengecatan maupun pihak yang bertanggung jawab atas proses tersebut.

    Menurut Yanto, motor-motor yang terparkir di lahannya merupakan jenis Kawasaki KLX atau motor trail. Jumlah kendaraan yang keluar-masuk lahan itu diperkirakan mencapai ratusan unit.

    Kondisi lahan terbuka di Jalan Inspeksi BKT, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, yang sebelumnya digunakan untuk memarkir sejumlah motor trail diduga milik BGN. Selasa (20/10/2026).

    Lihat Foto

    Baca juga: Update Harga Motor Trail dan Adventure Oktober 2026, Africa Twin Naik

    “Kurang lebih bisa ratusan, tapi enggak sekaligus datang. Ada 20 atau 30 unit, kemudian diganti lagi dengan yang lain,” katanya.

    Ia menyebutkan, kendaraan biasanya hanya dititipkan selama dua hingga tiga hari dalam setiap tahap sebelum dipindahkan untuk proses berikutnya.

    Husni (30), penjaga lahan di lokasi tersebut, membenarkan bahwa sejumlah motor trail sempat terparkir di lahan itu.

    Ia memperkirakan kendaraan tersebut berada di lokasi selama sekitar satu minggu dengan jumlah mencapai ratusan unit.

    Baca juga: Keseruan Nonton Kompetisi Motor Trail di IIMS 2026

    “Kemarin emang ada motor trail parkir di sini. Tapi itu punya dinas TNI, bukan MBG. Cuma numpang parkir di lahan ini,” kata Husni.

    Menurut Husni, motor-motor tersebut baru pertama kali diparkir di lahan itu. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara terperinci identitas kendaraan maupun pihak yang mengelolanya.

    Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, motor-motor tersebut sudah tidak berada di lokasi awal dan telah dipindahkan ke tempat lain yang berjarak sekitar 100 meter dari lahan semula.

    Husni memperkirakan pemindahan dilakukan karena masa penggunaan lahan telah berakhir. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui alasan pastinya.

    Baca juga: Alasan Kenapa Motor Trail Masih Pakai Ban Dalam

    Ia juga menegaskan bahwa pemindahan kendaraan tersebut bukan karena motor-motor itu viral dan disebut sebagai kendaraan untuk program MBG.

    “Bukan dipindah karena disebut sebagai motor MBG, emang udah habis aja masa parkirnya,” ujarnya.

    Ia menyebutkan, motor-motor tersebut dipindahkan sekitar pukul 21.00 WIB. Kendaraan itu dibawa dengan cara dinyalakan dan dikendarai oleh orang yang memindahkannya, bukan diangkut menggunakan mobil.

    Kompas.com telah berupaya mendatangi lokasi baru tempat penyimpanan motor trail tersebut, yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi awal.

    Baca juga: Len Industri Kembangkan Motor Trail Listrik, Jarak Tempuh Tembus 60 Km

    Namun, salah satu penjaga di lokasi baru tidak memperbolehkan pengambilan gambar dan tidak bersedia diwawancarai.

    Keberadaan motor-motor tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Threads @cookyea pada Minggu (18/10/2026).

    Dalam unggahannya, pemilik akun mempertanyakan keberadaan deretan motor trail yang terparkir di lahan yang dipenuhi sampah dan material buangan.

    “Ini motor trail listrik yang buat MBG enggak si? Kok ada di pembuangan sampah si?” tulis pengunggah.

    Menanggapi kabar tersebut, Kompas.com telah mengonfirmasi kepada Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Tysa Novenny, terkait deretan motor trail listrik yang diduga terbengkalai di lahan kosong penuh sampah di kawasan Bekasi, Selasa (20/10/2026).

    Baca juga: Apa Fungsi Selang pada Tutup Tangki Motor Trail?

    Tysa sempat membalas pesan konfirmasi, tetapi balasan tersebut kemudian dihapus.

    Kompas.com kembali meminta klarifikasi, tetapi hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan lebih lanjut.

    Sementara itu, Kompas.com telah berupaya menghubungi Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak terkait keberadaan dan kepemilikan motor tersebut, namun hingga berita ini ditayangkan, informasi tersebut masih didalami.

    "Terima kasih infonya. Kami telusuri dulu mbak," ujar Noor Iskak.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Komentar
    Additional JS