Toyota Fortuner Masuk Jalur Rel Kereta Api, Butuh 5 Jam Evakuasi - kompas - Opsiin

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Toyota Fortuner Masuk Jalur Rel Kereta Api, Butuh 5 Jam Evakuasi - kompas

Share This

 

Toyota Fortuner Masuk Jalur Rel Kereta Api, Butuh 5 Jam Evakuasi

Kompas.com, 21 April 2023, 03:22 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, viral di media sosial video yang memperlihatkan Toyota Fortuner masuk ke jalur rel kereta api

Dikutip dari Kompas.tv, Kamis (20/4/2023), SUV tersebut melintas di Kecamatan Sumpiuh, Banyumas. Sang sopir dengan sengaja masuk ke jalur rel kereta api melalui perlintasan sebidang.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriyadi mengatakan, sopir Fortuner itu mengaku ketika diamankan telah menggunakan narkoba jenis sabu sejak Senin, 17 April 2023, dua hari sebelum kejadian.

"Dari keterangan sopir, yang bersangkutan menggunakan sabu sejak hari Senin 17 April,” kata Kompol Agus yang dikutip dalam tayangan Kompas TV.

Video Terkini

H-5 Lebaran, 39.800 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir

Setelah melaju sekitar 1 kilometer, sang sopir membanting setir hingga mobil melintang di tengah rel kereta api. Sementara penumpangnya, ditinggalkan semua di dalam mobil.

Disebutkan butuh waktu sekitar 5 jam untuk mengevakuasi Toyota Fortuner itu. Sebab, posisinya cukup sulit karena melintang tepat di atas jembatan Sungai Angin.

Terlihat dari video yang diunggah oleh akun Instagram @agoez_bandz4, Fortuner tersebut ditarik menggunakan kereta. Kemudian, dari video yang diunggah oleh akun TikTok @sumberbibit87, terlihat mobil tersebut digulingkan ke bawah.

Untuk diketahui, berkendara dengan kondisi dipengaruhi narkoba melanggar aturan lalu lintas. Aturannya tertuang dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) pasal 311, yakni sebagai berikut:

"Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah)."

Selain itu, sang sopir juga bisa dikenakan pasal 310 karena mengakibatkan rusaknya kendaraan.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah)."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca berikutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages