Pasukan Israel Kembali Bunuh Komandan Hamas di Jalur Gaza By CNN Indonesia
Pasukan Israel Kembali Bunuh Komandan Hamas di Jalur Gaza
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fakcdn.detik.net.id%2Fvisual%2F2023%2F10%2F15%2Fpasukan-israel-siaga-serbu-jalur-gaza-5_169.jpeg%3Fw%3D400%26q%3D90)
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim telah membunuh satu lagi komandan Hamas, milisi Palestina di Jalur Gaza, pada Minggu (15/10).
Juru bicara IDF, Letnan Kolonel Peter Lerner, mengatakan kepada CNN bahwa Billal al-Qedra, komandan yang diduga memimpin serangan terhadap kibbutz atau permukiman Nirim di dekat perbatasan Israel, tewas imbas serangan Israel.
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fakcdn.detik.net.id%2Fcommunity%2Fmedia%2Fvisual%2F2020%2F03%2F13%2F3a46c9b8-2375-4190-b8dc-34928778385c_169.jpeg)
"Ini hanya untuk mencontohkan bahwa kami memiliki intelijen untuk memusnahkan kepemimpinan Hamas sampai ke pihak-pihak peneror yang melanggar, menembus, dan membantai bayi di kamar tidur mereka. Jadi, operasi sedang berlangsung," kata Lerner, seperti dikutip CNN, Minggu (15/10).
Angkatan Udara Israel juga mengabarkan dalam unggahan di X bahwa IDF "membunuh komandan pasukan Nukhba di Khan Yunis selatan, yang bertanggung jawab atas pembantaian kibbutz Nirim."
Hamas sejauh ini belum memberikan pernyataan.
Selain al-Qedra, Israel juga mengklaim telah membunuh komandan Hamas bernama Muetaz Eid dalam serangan di utara Gaza pada Minggu.
Seperti dilansir dari CNN, Eid disebut sebagai komandan Hamas di distrik selatan.
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fakcdn.detik.net.id%2Fcommunity%2Fmedia%2Fvisual%2F2023%2F10%2F12%2Fpenampakan-tank-tank-israel-serang-jalur-gaza-4_169.jpeg)
Perang Israel dan Hamas terus panas sejak pecah pada 7 Oktober lalu. Ribuan orang tewas dan luka-luka dari kedua belah pihak imbas perang.
Seiring dengan ini, militer Israel pun mendesak warga Gaza untuk mengungsi ke selatan. Seruan ini dilontarkan demi memudahkan pasukan Tel Aviv menumpas Hamas.