0
News
    Home Berita Bursa Efek Indonesia Featured Iman Rachman Keuangan Spesial

    Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri - AntaraNews

    2 min read

     

    Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri

    Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.

    Iman mengatakan pengunduran diri yang dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini.

    "Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin. menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman kepada awak media di Media Center BEI, Jakarta, Jumat.

    Dalam kesempatan ini, seiring pengunduran dirinya, Iman tetap berharap pasar modal Indonesia akan tetap baik ke depan.

    "Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ujar Iman.

    Ia berharap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini, dapat terus berlanjut ke hari- hari berikutnya.

    "Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya," ujar Iman.

    Terkait proses administrasi, Iman mengatakan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) yang berlaku.

    "Administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara PLT yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru," ujar Iman.

    Pada perdagangan Jumat (30/01) pagi ini, ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 88,88 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.321,08.

    Baca juga: IHSG Jumat dibuka menguat 88,88 poin

    Baca juga: IHSG alami pemulihan seiring respon positif kebijakan otoritas ke MSCI

    Baca juga: Bursa "trading halt" lagi, Airlangga: Momentum reformasi pasar modal

    Komentar
    Additional JS