Gempa Susulan M 3,7 Terjadi 5 Menit Pasca Guncangan Utama di Pacitan, Intensitas Menurun - Ihram
Aktivitas kegempaan di wilayah Selatan Jawa masih berlanjut pasca-gempa utama berkekuatan Magnitudo 6,4 yang mengguncang Pacitan pada Jumat (6/2/2026) pukul 01:06 WIB.
Hanya berselang lima menit dari gempa pertama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mencatat adanya gempa susulan (aftershock) di wilayah yang sama, namun dengan kekuatan yang jauh lebih kecil.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis akun resmi @infoBMKG, gempa susulan tersebut terjadi pada pukul 01:11:11 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,7.
Titik Pusat Bergeser Sedikit
Data parameter sementara menunjukkan pusat gempa susulan ini berada di koordinat 8.83 Lintang Selatan dan 111.23 Bujur Timur. Lokasinya berjarak 73 kilometer arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur.
Dibandingkan dengan gempa utama sebelumnya yang berjarak 90 km, titik gempa susulan ini sedikit lebih dekat ke daratan namun memiliki kedalaman yang lebih dalam, yakni 19 kilometer (sebelumnya 10 kilometer).
Tren Penurunan Energi
Terjadinya gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil (dari M 6,4 turun ke M 3,7) mengindikasikan adanya pelepasan energi sisa untuk menstabilkan kembali lempeng tektonik yang bergerak. Penurunan drastis kekuatan gempa ini menjadi sinyal bahwa energi utama kemungkinan besar telah terlepas pada guncangan pertama.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis disclaimer standar pada laporan cepat BMKG tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Gempa susulan dengan skala M 3-4 umumnya hanya dirasakan sebagai getaran ringan dan kecil kemungkinannya menimbulkan kerusakan tambahan yang signifikan pada struktur bangunan yang masih utuh.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan gempa susulan lain dengan intensitas yang lebih besar dari gempa pembuka.