0
News
    Home Berita Blora Cepu Kasus Lintas Peristiwa Wisata Wisata Indonesia

    Ibu-ibu Terseret Kereta Wisata di Cepu Blora, Video Kepanikan Penumpang Viral - Tribunbanyumas

    5 min read

     

    Ibu-ibu Terseret Kereta Wisata di Cepu Blora, Video Kepanikan Penumpang Viral - Tribunbanyumas.com

     


    Ringkasan Berita:
    • Seorang ibu tertabrak kereta api wisata di Blora, hingga terseret tiga meter.
    • Kejadian ini pun viral setelah video peristiwa itu tersebar di media sosial.
    • Peristiwa ini terjadi saat kereta api wisata Loco Tour Cepu melintas di permukiman di mana jarak rel dengan rumah-rumah warga cukup dekat.

    TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Seorang ibu terseret Kereta Ruston, kereta wisata Loco Tour Cepu, saat melintas di permukiman.

    Ibu-ibu terseret hingga tiga meter dan mengalami luka lecet.

    Kejadian ini terekam video penumpang KA Loco Tour Cepu.

    Dalam video yang diunggah akun @Tube Nawawi di media sosialnya, terlihat seorang ibu mengendarai motor melaju di tepi rel yang membelah perkampungan.

    Melihat ada kereta api yang datang dari arah berlawanan, ibu-ibu tersebut mematikan motor dan menepi.

    Namun, area tempat dia menepi cukup sempit.

    Di sisi kanannya terhalang tembok rumah warga sementara di sisi kiri, rel kereta api yang cukup dekat.

    Baca juga: Pria Penendang Kucing di Blora Minta Maaf Usai Diperiksa Polisi

    Jarak yang cukup dekat ini membuat penumpang kereta yang mengambil video panik.

    Suara jeritan juga terdengar dari penumpang lain hingga video berubah gelap.

    Saat dikonfirmasi, KSS Agroforestry dan Ekowisata KPH Cepu Moh Rofic Arif Anhar, membenarkan peristiwa tersebut.

    "Ya benar, kejadiannya hari Sabtu, tanggal 7 Februari 2026, di Desa Sorogo, Kecamatan Cepu, sekira pukul 16.00 WIB," terang Rofic saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

    Rofic menjelaskan, kejadian itu bermula saat kereta melaju dari arah timur ke barat, hendak kembali ke Depo Loco Tour Cepu.

    "Setelah memasuki permukiman warga Desa Sorogo itu, ada ibu-ibu yang mau melewati rel. Masih ada space sekitar 10 meter."

    "Ibu itu sudah dikasih tahu sama petugas untuk minggir."

    "Cuma, ibunya mungkin karena sudah sepuh (tua), ibunya itu gugup (panik), bingung dia."

    "Terus malah matiin motornya, terus ibunya itu malah parkirnya sebelah kanan (sempit mepet rel)."

    "Nah, karena kondisi sudah mendesak akhirnya kejadian tabrakan itu tidak bisa terhindarkan," jelasnya.

    Rofic menyampaikan, ibu-ibu yang membawa motor itu terserempet kereta Ruston dan terseret hingga 2-3 meter.

    "Ibunya keserempet, terseret sekitar 2 sampai 3 meteran."

    "Itu dia dan motornya kan terkena roda kereta."

    "Sepeda motor dulu, terus ibunya kan otomatis ikut keseret karena ibunya jatuh."

    "Cuma, dari petugas kami sudah memberikan info ke masinis untuk segera berhenti."

    "Terus, kereta kita berhenti. Kemudian ibunya ditolongin," terangnya.

    Baca juga: Detik-detik FEP Tenggelam di Embung Buloh Blora, Teman Korban Sempat Lari Minta Tolong

    Akibat insiden itu, ibu tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

    "Ibunya alhamdulillah baik-baik saja, hanya luka ringan, lecet di kaki, sama tangan bagian siku."

    "Kemarin, dari kami sudah mengantar ke Puskesmas, dari pihak Puskesmas juga sudah diperbolehkan pulang ke rumah."

    "Untuk penumpang aman tapi sempat panik," jelasnya.

    Jalur Kereta Diakses Akses Warga

    Rofic menjelaskan, jalur tersebut merupakan jalur Loco Tour. 

    Hanya saja, biasa digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari lantaran berada di tengah permukiman.

    "Iya, jalur itu di permukiman."

    "Jadi gini, itu kan akses jalur punya kami itu. Tapi juga digunakan akses warga."

    "Itu lahan-lahan punya kami, bukan lahan punya masyarakat," jelasnya.

    Kendati demikian, menurutnya, setiap kali kereta hendak melintas, ada petugas yang berjaga di setiap perlintasan, memberi tahu warga agar tidak melewati jalur kereta api.

    "Kalau kereta kami mau jalan, itu kami ada satu petugas yang ngasih tahu di setiap perlintasan."

    "Di sana ada petugas kami.

    "Cuma, sudah dikasih tahu, mungkin ibunya gugup karena dengar suara bel kereta itu," jelasnya. (*)

    Komentar
    Additional JS