Sopir Mobil MBG yang Ngamuk saat Ditolong Warga di Kebumen Akhirnya Diberhentikan - Tribunnews
Sopir Mobil MBG yang Ngamuk saat Ditolong Warga di Kebumen Akhirnya Diberhentikan
Warga yang mengetahui kejadian itu berniat untuk menolong korban akan tetapi beberapa orang justru mengalami luka-luka karena diamuk oleh sopir.
Ringkasan Berita:
- Ajiz Setyo Wihantoro, sopir SPPG yang ribut dengan warga setelah mobilnya kecelakaan dan menabrak gerbang sekolah, diberhentikan dari pekerjaannya.
- Konflik itu telah diselesaikan lewat mediasi, dan pihak SPPG meminta maaf kepada warga
TRIBUNNEWS.COM, KEBUMEN - Ajiz Setyo Wihantoro (39), sopir Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ribut dengan warga Desa Clapar Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, diberhentikan dari pekerjaanya.
Ajiz terlibat perselisihan dengan warga di wilayah Kejadian itu bermula saat mobil yang dikemudikan Ajiz mengalami kecelakaan tunggal hingga menabrak gerbang SDN Clapar.
Warga yang mengetahui kejadian itu berniat untuk menolong korban akan tetapi beberapa orang justru mengalami luka-luka karena diamuk oleh sopir.
Insiden tersebut telah diselesaikan secara mediasi di Sanggar Tari Pager Bumi Panembahan Desa Clapar pada Sabtu (7/2/2026).
Turut hadir dalam mediasi itu TNI-Polri, pemerintah kecamatan serta desa dan pihak SPPG Tirto Mulyo Wonotirto.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Kebumen, Dwi Sekar menyampaikan, peristiwa yang terjadi telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi dan para pihak telah mencapai kesepakatan bersama.
"Terkait status relawan, Kepala SPPG telah menyampaikan usulan pemberhentian berdasarkan hasil evaluasi internal. Adapun keputusan terkait pemutusan kontrak sepenuhnya merupakan kewenangan yayasan sebagai pihak yang menaungi relawan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, yayasan memutuskan untuk mengakhiri keterlibatan yang bersangkutan sebagai relawan SPPG," katanya melalui pesan singkat yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin (9/2/2026).
Menurutnya keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga profesionalitas, kedisiplinan, serta standar operasional dalam pelaksanaan kegiatan SPPG.
"Ke depan, kami akan memperkuat evaluasi dan pengawasan, khususnya terkait kepatuhan terhadap prosedur di lapangan, agar kejadian serupa tidak terulang," terangnya.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Baca juga: Berapa Gaji Sopir MBG? Disebut 10 Kali Lebih Tinggi Dibanding Guru Honorer di Jakarta
Dalam proses mediasi, pihak SPPG telah menyampaikan permintaan maaf kepada warga dan diterima oleh warga.
Kapolres Putu menyebut kepolisian tetap melakukan pengamanan selama proses mediasi untuk memastikan situasi berjalan tertib. Sejumlah personel Polsek Karanggayam dan Babinsa diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
"Sampai saat ini situasi di Desa Clapar dan sekitarnya terpantau kondusif," ungkapnya. (Ais).
Terobos Pagar Sekolah
Kasus mobil MBG kecelakaan sebelumnya yakni saat menerobos pagar sekolah dan menabrak sejumlah siswa di halaman SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025).
Sebanyak 22 orang menjadi korban tabrakan yang terdiri dari satu guru dan 21 siswa.
Sopir bernama Adi Irawan (34) resmi ditetapkan sebagai tersangka karena kelaliannya.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, kasus ini telah naik ke tahap penyidikan.
Menurutnya, sopir mobil tersebut bakal dijerat Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain luka berat dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Akhir Nasib Sopir MBG Kebumen yang Viral Kecelakaan, Tapi Ngamuk saat Mau Ditolong Warga