0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Malaysia Selat Hormuz Spesial

    Iran Akan Pungut Tarif Tol untuk Kapal di Selat Hormuz, Kecuali Malaysia - detik

    3 min read

     

    Iran Akan Pungut Tarif Tol untuk Kapal di Selat Hormuz, Kecuali Malaysia


    Kapal kargo melintasi perairan Teluk, di dekat Selat Hormuz (dok. REUTERS/Stringer)
    Kuala Lumpur -

    Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, mengatakan bahwa kapal-kapal tanker Malaysia yang diizinkan melintasi Selat Hormuz, akan dibebaskan dari pungutan tarif tol yang kemungkinan akan segera dikenakan Iran. Kuala Lumpur sebelumnya mengumumkan kapal-kapal mereka telah mendapatkan izin Teheran untuk melintas dengan aman.

    "Tidak, ini sama sekali tidak... Duta Besar Iran (untuk Malaysia) telah menyebutkan hal ini, tidak ada tol yang dikenakan pada kapal-kapal Malaysia," kata Loke kepada wartawan, seperti dilansir AFP, Selasa (31/3/2026).

    "Kita adalah pihak yang bersahabat. Kita memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan pemerintah Iran," tegasnya.

    Media pemerintah Iran melaporkan pada Senin (30/3) bahwa komisi penting parlemen, Komisi Keamanan Nasional, telah menyetujui rencana untuk memberlakukan bea masuk, atau tarif tol, terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

    Jalur perairan vital untuk pengiriman minyak dan gas global itu secara efektif ditutup sejak awal Maret karena perang yang berkecamuk di Timur Tengah.

    Masih dibutuhkan persetujuan sepenuhnya dari parlemen Iran melalui voting, atau pemungutan suara, untuk benar-benar memberlakukan tarif tol tersebut.

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia, Mohamad Hasan, mengatakan pada Sabtu (28/3) bahwa kapal-kapal tanker Malaysia -- yang dimiliki oleh raksasa minyak Petronas, Sapura Energy, dan perusahaan maritim MISC -- sedang menunggu izin untuk berlayar dengan aman melalui Selat Hormuz.


    Komentar
    Additional JS