0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Menlu Perancis Prabowo Subianto Spesial Sugiono

    Alasan Presiden Prabowo ke Prancis Lagi Menurut Menlu Sugiono - IDN Times

    11 min read

     

    Alasan Presiden Prabowo ke Prancis Lagi Menurut Menlu Sugiono

    28 Mei 2026, 07:16 WIB

    Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kanan). (Instagram/@presidenrepublikindonesia).

    Intinya Sih

    Timeline

    Gini Kak

    • Menlu Sugiono menjelaskan kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis dilakukan atas undangan resmi Presiden Emmanuel Macron yang sempat tertunda karena penyesuaian jadwal kedua kepala negara.
    • Kunjungan ini juga menjadi bentuk balasan atas kedatangan Presiden Macron ke Indonesia sebelumnya, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral di bidang pertahanan, ekonomi, dan diplomasi internasional.
    • Selama berada di Paris, Presiden Prabowo melaksanakan salat Idul Adha bersama lebih dari 500 WNI di Wisma Indonesia dan menyapa diaspora dalam suasana kebersamaan yang hangat.

    Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

    Is this "Intinya Sih" helpful?

    Iklan - Scroll untuk Melanjutkan

    Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan alasan Presiden Republik Indonesia  Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis. Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

    Menurut Sugiono, undangan tersebut sebenarnya telah diajukan sebelumnya, namun sempat tertunda karena waktu pelaksanaan yang belum sesuai. Ia menjelaskan, undangan dari Presiden Macron pertama kali disampaikan pada April lalu, namun belum dapat terlaksana.

    1. Undangan Macron sempat tertunda

    Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kanan). (Instagram/@presidenrepublikindonesia).

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Jumat (23/1/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)

    Sugiono mengatakan, rencana kunjungan itu sempat tertunda karena penyesuaian jadwal kedua kepala negara. “Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” ujarnya.

    Menurutnya, saat kunjungan singkat Presiden RI ke Paris April lalu, Presiden Macron kembali menyampaikan undangan tersebut secara langsung.

    “Pada saat kunjungan Presiden kita ke Paris bulan lalu, yang cuma satu hari itu, dalam pertemuan kedua kepala negara waktu itu Presiden Macron kembali mengundang,” kata Sugiono.

    Undangan terbaru itu kemudian disertai pengajuan jadwal baru untuk kunjungan kenegaraan.

    “Karena sudah diajukan dua kali ini, yang kedua Beliau Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris,” ujarnya.

    Kunjungan tersebut akan menjadi bagian dari hubungan bilateral Indonesia dan Prancis yang terus berkembang. Pertemuan kedua kepala negara diperkirakan akan membahas sejumlah isu bilateral dan internasional.

    2. Kunjungan balasan Indonesia

    Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron, berjabat tangan di depan Candi Borobudur, Kamis (29/5/2025) (Youtube Sekretariat Presiden)

    Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron, berjabat tangan di depan Candi Borobudur, Kamis (29/5/2025) (Youtube Sekretariat Presiden)

    Menurut Sugiono, kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis juga menjadi bentuk kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Macron ke Indonesia sebelumnya.

    “Sebagai kunjungan balasan dari kunjungan Presiden Macron ke Indonesia beberapa waktu yang lalu,” kata Sugiono.

    Hubungan Indonesia dan Prancis dalam beberapa tahun terakhir berkembang di sejumlah sektor, termasuk pertahanan, ekonomi, dan kerja sama internasional. Kunjungan kenegaraan tersebut juga menjadi bagian dari komunikasi diplomatik tingkat tinggi antara kedua negara.

    3. Mengikuti Salat Idul Adha di Prancis

    Presiden Prabowo melaksanakan Sholat Ied di Wisma KBRI Paris, Prancis.

    Presiden Prabowo melaksanakan Sholat Ied di Wisma KBRI Paris, Prancis. (Dok. Setpres)

    Presiden Prabowo sudah memulai lawatannya sejak kemarin. Karena bertepatan dengan Idul Adha, ia dan rombongan melakukan salat Idul Adha di KBRI Paris.

    Terlihat Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Teddy mengatakan, ada 500 warga negara Indonesia (WNI) yang ikut melaksanakan salat Idul Adha di Wisma Indonesia, Paris.

    "Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Adha 1447 H bersama lebih dari 500 WNI dan diaspora Indonesia bertempat di halaman Wisma Indonesia, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, pada pukul 09.00 waktu setempat (14.00 WIB)," tulis Teddy dalam unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet.

    Usai salat Idul Adha, kata Teddy, Presiden Prabowo menyapa WNI yang ada di Paris. Dalam acara tersebut, ada momen makan bersama.

    "Momen ini menjadi ruang silaturahmi yang mempererat kebersamaan warga negara Indonesia di perantauan, dalam suasana penuh kekhidmatan," ucap dia.

    Jubir Gerindra: Lawatan Prabowo ke Prancis Jangan Dipelintir

    27 Mei 2026, 19:03 WIB

    Jubir Gerindra: Lawatan Prabowo ke Prancis Jangan Dipelintir

    Presiden Prabowo Subianto tiba di Prancis, Selasa (26/5/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

    Iklan - Scroll untuk Melanjutkan

    Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, mengatakan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Prancis, merupakan agenda diplomasi strategis negara yang telah direncanakan jauh hari, dan tidak patut dipelintir menjadi polemik politik hanya karena bertepatan dengan momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

    Komentar
    Additional JS