Pelaku Diduga Bunuh dan Lempar Wanita dari Tol Bogor Ditahan - Liputan6
Pelaku Diduga Bunuh dan Lempar Wanita dari Tol Bogor Ditahan
Polisi telah menangkap dan menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan wanita yang ditemukan tewas di Bogor.
Jadi Intinya
- Pelaku pembunuhan wanita AA di Bogor telah ditangkap dan ditetapkan tersangka.
- Korban dilempar pelaku dari Tol BORR ke Jalan Sholeh Iskandar.
- Pelaku ditangkap kurang dari enam jam setelah kejadian pada Sabtu dini hari.
Liputan6.com, Jakarta - Pelaku pembunuhan wanita berinisial AA (25), yang tewas di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Jawa Barat, telah ditangkap tim Polresta Bogor Kota dan Polda Jawa Barat.
"Pelaku sudah kita amankan dan sudah kita tetapkan tersangka, berserta barang bukti juga sudah kita amankan," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Bagus Azi Lesmana Putra saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).
Dia pun menegaskan, pelaku memang melempar korban dari atas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) ke jalan Sholis.
"Benar korban dilempar dari atas tol ke bawah (ke jalan Sholis). Cukup ya, kita sampaian saat press release besok," jelas Bagus.
Sebelumnya, aparat Kepolisian Resor Kota (Polrestabes) Bogor Kota berhasil meringkus pelaku pembunuhan seorang wanita yang jasadnya ditemukan di pinggir Jalan Soleh Iskandar, kawasan Yasmin, Tanah Sareal, Kota Bogor. Terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari enam jam pascakejadian pada Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 01.15 WIB. Menindaklanjuti temuan tersebut, tim penyidik langsung bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Kami melakukan pengejaran terhadap yang diduga melakukan pembunuhan tersebut dan alhamdulillah pukul 07.00 sudah kita tangkap,” ujar Rio dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026) malam.
Polisi Kumpulkan Barang Bukti
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan sejumlah alat bukti di lapangan. Salah satu fokus utama penyidik adalah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sepanjang jalur perlintasan yang dilalui oleh pelaku maupun korban.
“Itu satu kesatuan yang utuh yang tidak mungkin kita pisahkan. Bukti alat-alat bukti sedang kita kumpulkan termasuk CCTV yang ada sepanjang perjalanan,” kata Rio menambahkan.
Mengenai kedekatan antara keduanya, Rio mengungkapkan bahwa korban diketahui sempat pergi keluar bersama dengan pelaku sebelum insiden maut tersebut terjadi. Kendati demikian, status hubungan pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim satreskrim.
“Ya sama si pelaku itu, tapi hubungan lagi kita dalami supaya kami dapat data-data secara komprehensif,” jelasnya.