Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Arab Saudi Berita Dunia Internasional Featured Kasus Spesial

    Anak PMI Ilegal Diperjualbelikan dan Telantar di Arab Saudi, Akan Dipulangkan ke Indonesia - Kompas TV

    3 min read

     

    Kompas.tv - 30 Juli 2026, 17:30 WIB

    Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja ada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah Supiandi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (30/7/2026). (Sumber: Akhyar Rosidi/Antara)

    MATARAM, KOMPAS.TV - Kepala Disnakertrans Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Supiandi mengatakan pihaknya memfasilitasi pemulangan anak pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang telantar di Arab Saudi.

    Supiandi mengatakan anak lima tahun itu dipulangkan melalui kerja sama Pemkab Lombok Tengah dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTB.

    "Dari informasi, anak itu akan tiba di Bandara Lombok pada Jumat 31 Juli 2026," kata Supiandi di Lombok Tengah, Kamis (30/7/2026).

    Supiandi menyebut, anak lima tahun tersebut telantar di Arab Saudi setelah orang tuanya yang merupakan PMI ilegal, mengalami masalah.

    Berdasarkan laporan KJRI Jeddah, Supiandi menyebut anak itu dititipkan ayahnya kepada pengasuh karena sang ayah ditahan otorita Arab Saudi.

    Baca Juga: Kemlu Kawal Kasus Pembunuhan PMI Aceh dan Bayinya di Malaysia, Pertimbangkan Watching Brief

    Akan tetapi, anak itu justru diduga diperjualbelikan oleh pengasuhnya. Anak itu kemudian dirawat oleh Dinas Sosial Madinah sejak 13 Juli 2026.

    "Ayah anak ini ditahan oleh otoritas Arab Saudi, sehingga dititipkan kepada pengasuh," kata Supiandi, dikutip Antara.

    Dia mengatakan keberadaan orang tua anak tersebut belum diketahui dan belum pulang ke Indonesia. Namun, ayahnya disebut telah dibebaskan pemerintah Arab Saudi.

    Berdasarkan hasil penelusuran bersama Disnakertrans NTB, pihak keluarga dari ayahnya di Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, siap menerima anak tersebut.

    "Keluarga dari ayah PMI itu menyatakan bersedia menerima, mengasuh, dan merawat anak itu setelah tiba di Indonesia," kata Supiandi.

    "Ayah dan ibu anak ini merupakan warga Lombok yang menjadi PMI di Arab Saudi."

    Baca Juga: Pemkab Cianjur Minta Kemlu Bantu Pemulangan PMI Bermasalah di Libya, Bekerja tanpa Dibayar

    Sumber : Antara

    Komentar
    Additional JS