BEI Tetapkan 51 Saham Masuk Kategori HSC, Ini Daftar Lengkapnya - IDX Channel
BEI menambah 37 saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.
![]()
BEI Tetapkan 51 Saham Masuk Kategori HSC, Ini Daftar Lengkapnya (Foto: Ilustrasi)
IDXChannel - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menambah 37 saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Dengan penambahan tersebut, total saham yang masuk daftar HSC kini menjadi 51 emiten.
Saham-saham yang masuk kategori HSC secara otomatis tidak akan menjadi konstituen indeks utama BEI, seperti LQ45, IDX30, dan IDX80.
Baca Juga:
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan penambahan tersebut merupakan hasil evaluasi terbaru terhadap saham-saham yang memenuhi kriteria HSC.
"Kami akan segera mengumumkan ada 37 saham baru masuk dalam kriteria high shareholding concentration, sehingga total saham yang ada di dalam high shareholding concentration akan menjadi 51 saham," ujar Jeffrey dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga:
Penambahan 37 saham tersebut melengkapi 14 saham HSC yang telah diumumkan sebelumnya.
BEI menjelaskan, penambahan daftar HSC dilakukan setelah diterapkannya kriteria baru berupa Price Impact Ratio untuk saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun.
Menurut Jeffrey, Price Impact Ratio mengukur perubahan harga saham terhadap velocity, yaitu rata-rata volume transaksi dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar di publik (free float).
Dengan demikian, saham yang memiliki volume transaksi rendah akan menghasilkan velocity yang rendah. Apabila saham tersebut mengalami perubahan harga yang besar, maka Price Impact Ratio akan menjadi tinggi sehingga berpotensi masuk kategori HSC.
BEI akan melakukan evaluasi daftar saham HSC secara berkala setiap tiga bulan atau mengikuti siklus evaluasi indeks utama.
"Atas saham-saham inilah kami akan melakukan screening terhadap potensi ada atau tidaknya high shareholding concentration. Tentu trigger factors lain yang terkait dengan kegiatan pengawasan itu akan tetap dilakukan," kata Jeffrey.
Daftar 51 Saham Masuk Kategori HSC
1. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
4. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
6. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
7. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
8. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
9. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
10. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
11. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
12. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
13. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
14. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
15. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
16. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
17. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
18. PT Ekamas Muda Republik Tbk (MORA)
19. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
20. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
21. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
22. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
23. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
24. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
25. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
26. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
27. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
28. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
29. PT Siantar Top Tbk (STTP)
30. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
31. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
32. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
33. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
34. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
35. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
36. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
37. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
38. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
39. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
40. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
41. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
42. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
43. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
44. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
45. PT Golden Flower Tbk (POLU)
46. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
47. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
48. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
49. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
50. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
(Shifa Nurhaliza Putri)