4.350 Gempa Susulan Guncang Flores, BMKG Sebut Aktivitas Mulai Menurun - Kompas
KUPANG, KOMPAS.com – Gempa bumi susulan setelah gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus terjadi.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan bahwa terjadi sebanyak 4.350 gempa bumi susulan hingga Jumat (21/8/2026) pukul 09.00 Wita.
"Total gempa bumi susulan sebanyak 4.350 kejadian," kata Arief dalam keterangannya, Jumat pagi.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar mencapai 6,2, sedangkan yang terkecil tercatat 1,1.
Gempa Kembali Terjadi di Manggarai NTT, Warga Berhamburan Keluar
Sementara itu, sebanyak 31 gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5.
Baca juga: Saat Penyintas Gempa Peluk Gubernur NTT, Pak Bantu Kami
BMKG juga mencatat sebanyak 118 gempa susulan yang dirasakan oleh masyarakat.
Arief menjelaskan, pusat gempa susulan paling banyak berada di wilayah laut utara Pulau Flores.
Menurut dia, aktivitas gempa susulan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Meskipun, mulai terjadi penurunan.
Baca juga: Kepala BMKG: Tercatat 235 Gempa Susulan di NTT hingga Pukul 14.00
"Berdasarkan grafik peluruhan, mulai tampak pola penurunan," ujar Arief.
Dengan kondisi tersebut, BMKG memperkirakan gempa susulan akibat gempa utama M 7,7 tersebut masih akan terjadi sekitar tiga hingga empat minggu.
Arief juga menegaskan bahwa BMKG terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Flores dan sekitarnya.
Kemudian, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari pihak berwenang.
Baca juga: Pemprov Jatim Targetkan Bantuan Logistik 100 Ton untuk Korban Gempa NTT
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Gempa Susulan M 5,8 Guncang Flores, Warga Reok Berhamburan dan Terduduk Lemas