Pekan Depan, BGN Siap Buka 114 Titik SPPG di Wilayah Stunting Tinggi - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Gizi Nasional (BGN) siap membuka 114 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.
Papua menjadi salah satu wilayah prioritas. Selain itu, ada NTT, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur juga masuk prioritas dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau tidak salah 114 titik di minggu depan yang dapurnya sudah siap," ujar Kepala BGN Sudaryono ketika konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
Baca juga: Kepala BGN: 66 Kepala SPPG Diberhentikan Tidak Hormat, Status ASN PPPK Juga Dicabut
BGN juga mempercepat penyelesaian pembangunan dan aktivasi SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari perbaikan tata kelola MBG.
Kepala BGN Luruskan Isu Buka 13 Ribu Dapur SPPG Baru
"Kami prioritaskan pada titik-titik di mana sangat dibutuhkan karena stunting-nya tinggi dan stunting-nya sangat tinggi dan 3T," jelas dia.
Sudaryono menegaskan, pemerintah akan terus menyisir lokasi-lokasi SPPG di daerah yang paling membutuhkan.
"Ini kita sisir terus. Insya Allah nanti kita fokus ke sana. Yang jalan biar jalan sambil kita nambahi daerah-daerah yang memang membutuhkan," ucapnya.
Baca juga: BGN Suspend SPPG yang Sebabkan Keracunan di Jayapura Usai Temukan Banyak Kekurangan
Sejalan dengan pembukaan 114 SPPG di wilayah stunting, Sudaryono mengingatkan calon mitra yang ingin membuka dapur MBG untuk mewaspadai modus penipuan.
"Biasanya kalau buka-buka gini suka ada pemain tikungan yang mengaku-ngaku jualan jasa kepada masyarakat. Jadi saya imbau kepada masyarakat, jangan percaya," ungkapnya.
Sudaryono menegaskan, penentuan titik dapur dilakukan melalui sistem.
Maka dari itu, jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan bisa membantu mengaktifkan dapur, maka bisa dipastikan hal tersebut penipuan.
Baca juga: Kepala BGN: Tidak Ada Pihak yang Janjikan Pembukaan SPPG di Luar Mekanisme Resmi
Eks Wakil Menteri Pertanian tersebut meminta masyarakat segera melapor kepada polisi apabila menemukan pihak yang mengaku dapat mengaktifkan dapur MBG di luar mekanisme resmi.
"Bohong! Laporkan polisi, penipuan itu, udah pasti. Ya, jadi penentuan titiknya by system. Saya yang tentukan. Saya tidak tahu itu punya siapa. Jadi kalau ada orang mengaku-ngaku misalnya nih ya, kadang-kadang kan ada itu pemain pemain tikungan itu," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
BGN Tindak Dapur MBG Karangturi Usai Dugaan Keracunan Siswa