Kata Bahlil soal Penyebab Antrean BBM: Ada Peralihan Konsumsi ke BBM Subsidi dan Penimbunan - Kompas TV
Kompas.tv - 14 September 2026, 22:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia angkat bicara mengenai fenomena antrean panjang pembelian BBM yang terjadi di sejumlah wilayah. Bahlil menyatakan terdapat peralihan pola konsumsi dari BBM non-subsidi ke subsidi.
Selain itu, untuk penyebab kelangkaan BBM di Sulawesi Selatan, Bahlil juga menyebut ada kasus penimbunan yang memengaruhi pasokan di SPBU.
“Yang terjadi sekarang itu kan adalah sebagian ada yang shifting sebenarnya, dari yang tadinya tidak memakai subsidi, mereka beralih ke minyak subsidi,” kata Bahlil dalam acara Innovation Technology for Social and Environmental Awards, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Antrean BBM Mengular, BPH Migas: Permintaan Pertalite Meningkat Usai Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi
Bahlil menambahkan, polisi juga menemukan praktik penimbunan BBM menggunakan mobil dan tangki yang telah dimodifikasi.
Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut ada tangki mobil dan truk yang dimodifikasi lebih besar untuk menimbun BBM. Bahkan, tangki yang dimodifikasi tersebut disebutnya bisa menampung hingga satu ton BBM.
“Jauh lebih dari itu ada mobil-mobil, truk, bikin tangki gede, besar sampai 700 liter, 1 ton, isi minyak di situ. Dalam hati saya, ini bagaimana model begini? Kalau begini, mau tunggu Menteri ESDM dari langit pun akan tetap seperti ini,” kata Bahlil dikutip Antara.
Bahlil menyatakan Kementerian ESDM bekerja sama dengan Pemprov Sulawesi Selatan dan kepolisian untuk mengurai antrean BBM di Makassar dan sekitarnya.
Menurut Bahlil, antrean BBM di Kota Makassar mulai melandai setelah membludak hingga memenuhi badan jalan beberapa hari terakhir.
“Sekarang alhamdulillah sudah mulai terurai. Kami akan melakukan hal-hal yang penting untuk menjaga agar subsidi tepat sasaran,” kata Bahlil.
Pemprov Sulsel sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan ganjil-genap untuk mengurai antrean BBM. Pemerintah setempat juga membagi waktu pengisian BBM dengan kendaraan besar seperti bus dan truk harus antre pada malam hari.
Baca Juga: Polisi Bekuk 17 Tersangka Penimbunan BBM Subsidi di Sulsel, Sita Hampir 19 Ribu Liter Bahan Bakar
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Sumber : Kompas TV