Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured KM Virgo Lintas Peristiwa Spesial

    KM Virgo Transport 8 Bergeser 3 Mil Laut, 129 Orang Masih Dicari, SAR Perkuat Pencarian Bawah Air - Tribunnews

    5 min read

     

    HO/IST A-A+ KM VIRGO TRANSPORT - Penampakan KM Virgo Transport 8 dalam posisi terbalik dan mengapung di laut jawa usai hilang kontak saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu (13/9/2026). (Ho - Polri) 
    Ringkasan Berita:
    • Pencarian 129 orang yang masih hilang setelah KM Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa menghadapi tantangan karena posisi bangkai kapal bergeser sekitar 3 mil laut dari titik awal 
    • Basarnas memperkuat pencarian bawah air dengan KRI Kanopus, BSG, Kopaska, dan penyelam, sementara evakuasi 22 korban selamat terus dilakukan

    TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa terus dilanjutkan hingga Selasa (15/9/2026).

    Terbaru, posisi kapal yang tenggelam diketahui bergeser sekitar 3 nautical mile atau mil laut dari titik awal.

    Pergeseran posisi kapal menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan karena bangkai kapal masih dalam kondisi terbalik dan diduga bergerak mengikuti arus laut.

    Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, mengatakan informasi tersebut diperoleh dari hasil pemantauan udara.

    “Ditemukan kapal KM Virgo posisinya tenggelam dan bergeser 3 nautical mile dari titik awal informasi diterima,” kata Hilman di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (14/9/2026).

    Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii sebelumnya menyebut pergeseran kapal mencapai sekitar 1,6 mil laut ke arah barat.

    Baca juga: Terkendala Cuaca, Tim SAR Tunda Operasi Underwater Insiden Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa

    129 Orang Masih Dicari

    Hingga Senin malam, sebanyak 114 orang dari total 243 orang yang tercatat dalam daftar Persons on Board (POB) telah ditemukan.

    Dengan demikian, 129 orang masih dalam pencarian.

    Tim SAR kini memperkuat pencarian dengan mengerahkan unsur laut, udara, serta tim penyelam.

    Pencarian bawah air melibatkan sejumlah unsur, di antaranya KRI Kanopus, Basarnas Special Group (BSG), Kopaska TNI AL, serta personel penyelam.

    TNI AU juga mengerahkan pesawat intai untuk memantau area pencarian dari udara.

    Menurut Hilman, operasi udara melibatkan tiga pesawat fixed wing dan dua helikopter.

    Salah satu unsur yang dikerahkan adalah pesawat Boeing intai dari Skadron 5 Wing Udara 42 Khusus Makassar.

    Pesawat tersebut melakukan patroli mulai dari titik awal kapal tenggelam hingga radius sekitar 50-70 nautical mile dari area operasi.

    22 Korban Selamat Masih Dievakuasi

    Selain pencarian korban yang masih hilang, proses evakuasi korban selamat juga terus dilakukan.

    Sebanyak 22 korban selamat yang sebelumnya berada di kapal kayu KM Cahaya Bahari sempat terkendala gelombang tinggi ketika hendak dipindahkan ke kapal yang menuju Banjarmasin.

    Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan kondisi gelombang membuat kapal tidak dapat mendekat.

    “Tadi pagi pada saat transfer dengan kapal yang akan mengangkut ke sini, karena ombak yang terlalu besar tidak berani mendekat,” ujar Syafii.

    Baca juga: Soal Penyebab Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Eks Investigator KNKT: Semua Aspek Harus Diperiksa

    Dalam proses tersebut, dua kapal bahkan sempat berbenturan.

    Korban kemudian dipindahkan menggunakan kapal kecil menuju KRI Nala.

    Karena KRI Nala tidak dapat langsung bersandar di Pelabuhan Trisakti akibat ukurannya, korban selanjutnya dipindahkan ke KAL Kumai milik TNI AL.

    KAL Kumai dijadwalkan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Selasa (15/9/2026) pagi.

    Satu Korban Meninggal Berhasil Diidentifikasi

    Di tengah proses pencarian, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah mengidentifikasi satu korban meninggal dunia.

    Korban diketahui bernama Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki berusia 22 tahun asal Dusun Claket, Malang, Jawa Timur.

    Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofyan mengatakan identifikasi dilakukan melalui pencocokan catatan medis dan sidik jari.

    “Tim DVI berhasil mengidentifikasi satu jenazah, yaitu Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki, 22 tahun, Dusun Claket, Malang, teridentifikasi melalui catatan medis sidik jari,” ujar Much Sofyan.

    Reyner tercatat sebagai jenazah nomor PM 62/DVI Kalsel/TB/001.

    Operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan fokus pada pelacakan posisi terbaru bangkai kapal, pencarian bawah air, serta penemuan 129 orang yang masih dinyatakan hilang. (Banjarmasin Post/Rizki Fadillah/Muhammad Syaiful Riki)

    Komentar
    Additional JS