Profil PT Virgo Karya Shipping, Perusahaan yang Operasikan KM Virgo Transport 8 - Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Virgo-Transport-8-yang-dioperasikan-oleh-PT-Virgo-Karya-Shipping.jpg)
Ringkasan Berita:
- KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat akan menuju Banjarmasin.
- Kapal ini dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping Indonesia.
- Enam orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8.
TRIBUNNEWS.COM - Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, kemudian dilaporkan berada dalam kondisi terbalik.
Awalnya pada Sabtu, (12/9/2026), sekitar pukul 10.08 WIB, kapal berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak di Kota Surabaya, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Trisakti di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kapal kemudian hilang kontak pada Minggu dini hari, (13/9/2026), sekitar pukul 02.00 WIB. Kapal sempat mengeluarkan sinyal darurat untuk meminta pertolongan.
Kapal yang dilaporkan membawa 243 penumpang itu dioperasikan oleh oleh PT Virgo Karya Shipping Indonesia.
Profil PT Virgo Karya Shipping
Dikutip dari laman resminya, PT Virgo Karya Shipping adalah perusahaan pelayaran yang didirikan pada tahun 2010.
Perusahaan ini bertujuan menjadikan perjalanan laut di tanah air menjadi lebih aman dan dapat diandalkan.
PT Virgo Karya Shipping melayani berbagai rute strategis perjalanan laut, mulai dari Jakarta, Surabaya, Makassar, sampai dengan Balikpapan.
Dalam melayani perjalanan, perusahaan ini didukung oleh lebih dari 500 tenaga profesional dan teknologi manajemen pelayaran terbaru.
Kantor pusat perusahaan beralamat di Jl. Perak Bar. No. 215A, Perak Utara, Kec. Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur 60165
Visinya adalah menjadi penyedia jasa pelayaran dan logistik yang handal, tangguh, dan terdepan dalam mendukung konektivitas maritim nasional.
Sementara itu, misinya adalah memberikan pelayanan transportasi laut yang aman, tepat waktu, dan berstandar tinggi guna memenuhi kebutuhan pelanggan.
Baca juga: Penampakan Kapal Virgo Transport 8 Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, Kondisinya Terbalik
Terdapat delapan kelas dalam layanan PT Virgo Karya, yaitu Kelas VIP, Kelas 1, Kelas 1, Kelas 1 Family, Kelas 2, Kelas 3, Kelas 4 A, kelas 4 B, dan Kelas Ekonomi.
Dalam pelayaran Surabaya ke Banjarmasin, tiket Kelas VIP adalah yang termahal, yakni Rp600.000 untuk orang dewasa dan Rp500.000 untuk anak-anak.
Adapun tiket Kelas Ekonomi adalah yang termurah, yakni Rp350.000 untuk dewasa dan Rp250.000 untuk anak-anak.
Spesifikasi KM Virgo Transport 8
KM Virgo Transport 8 dibuat pada tahun 1987 di Imabari, Jepang, oleh Shin Kurushima Onishi Shipyard. Sebelumnya, kapal ini bernama Ferry Kurushima.
Laman China Shipbuild menginformasikan kapal ini sebelumnya dioperasikan oleh Ishizaki Kisen KK.
Mulanya kapal ini biasa melayani rute Matsuyama-Kokura yang menghubungkan Prefektur Ehima dan Prefektur Fukuoka.
Ferry Kurushima terakhir kali berlayar di Jepang pada bulan Juni 2025 dan kemudian dibeli oleh Virgo Karya Shipping. Kapal diubah namanya menjadi KM Virgo Transport 8.
Dikutip dari laman Vessel Finder, kapal ini memiliki nomor International Maritime Organization (IMO) 8625179.
Panjang total kapal mencapai 119 meter, sedangkan lebarnya (beam) 21,01 meter.
Baca juga: Polri Sebut 125 Orang Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 118 Masih Dicari
Tonase kotornya 4.277 ton. Adapun tonase bobot matinya 2.612 ton dan sarat airnya atau draught 5,6 meter.
MMSI (Maritime Mobile Service Identity) kapal ini adalah 525110543, call sign-nya YDIL4
Kapal diklaim bisa memuat 670 penumpang dan kecepatan maksimalnya 21,59 knot.
Penggeraknya adalah port propeller. Mesinnya dirancang oleh Mitsubishi dan diproduksi oleh Kobe Hatsudoki KK.
Spesifikasi mesinnya adalah 2 x; 8UEC37LA , 2 , IN-LINE,VERTICAL 8 Cy , 370 x 880 , Mcr: 4119(5600) at 210 rpm.

Kronologi kapal hilang kontak
Kapal hilang kontak pada Minggu dini hari, (13/9/2026), sekitar pukul 02.00 WIB.
Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, kru kapal sempat melapor kepada perusahaan bahwa kondisi cuaca buruk.
“Beberapa jam kemudian dilaporkan kapal mengalami perubahan center of gravity,” kata Syafii dalam konferensi pers di Posko KM Virgo, Terminal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu sore, (13/9/2026), dikutip dari Banjarmasin Post.
Kapal kemudian menginformasikan perlunya bantuan atau pertolongan. Informasi itu diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.
Basarnas lalu melaporkannya kepada Basarnas Command Center hingga akhirnya operasi SAR dilakukan.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berujar KM Virgo direncanakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 06.00 Wita.
Akan tetapi, kapal kemudian menghadapi kondisi yang berbeda dalam perjalanan hingga akhirnya mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.
Dudy belum bersedia menyimpulkan apakah kecelakaan disebabkan oleh perubahan kondisi cuaca. Menurutnya, kesimpulan tentang penyebab kecelakaan masih harus menunggu hasil penyelidikan KNKT melalui Subkomite Pelayaran.
Menurut laporan terakhir, KM Virgo dalam kondisi terbalik dan belum tenggelam.
“Kondisi kapal terbalik. Belum tenggelam sampai tadi,” kata Dudy, Minggu.
Operasi SAR di wilayah Kalimantan Selatan melibatkan Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, KSOP Banjarmasin, SROP Navigasi, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, agen kapal, serta unsur terkait lainnya.
Polairud Polda Kalsel terus melakukan koordinasi dan dukungan operasional di lapangan bersama unsur SAR lainnya.
Posko Operasi SAR juga telah didirikan di Dermaga Trisakti Banjarmasin sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan pengumpulan informasi operasi.
Dukungan turut diberikan Polda Jawa Timur mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya.
Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan satu tim berjumlah sembilan personel untuk mendukung operasi SAR serta koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak.
Posko tersebut diperkuat 10 personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dua personel Tim Kesehatan, enam personel Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta dua personel BPBD Jatim.
Posko tersebut melakukan koordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan penanganan dan evakuasi korban.
Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000.
Enam orang tewas
Minggu petang, (13/9/2026), Menteri Perhubungan Dudy memberikan informasi terbaru tentang jumlah korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8.
Ia mengatakan jumlah keseluruhan penumpang ada sebanyak 243 orang. Hampir separuhnya berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat, dan ada pula meninggal dunia.
"Tim SAR yang dipimpin Basarnas telah berhasil mengevakuasi sejumlah 107 penumpang yang selamat dan enam orang meninggal dunia,” ujar Dudy dikutip dari Banjarmasin Post.
Dudy berkata jumlah korban meninggal sementara 6 orang, sedangkan korban yang dinyatakan hilang di angka 136.
Tidak lupa atas nama pemerintah, Dudy turut menyampaikan belasungkawanya.
“Atas nama pemerintah saya sampaikan duka sedalam-dalamnya atas musibah ini," tegasnya.
(Tribunnews/Febri/Adi Suhendi/Endra/Banjarmasin Post)