Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Keracunan Kesehatan Makan Bergizi Gratis Spesial

    Wajah Tegang Wali Murid Melihat Kondisi Anaknya Saat Terjadi Dugaan Keracunan MBG di Kediri - Kompas

    3 min read

     


    KEDIRI, KOMPAS.com - Ketegangan bercampur kegelisahan tampak menyelimuti wajah sejumlah wali murid yang hadir di SDN Kampung Dalem 3, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026).

    Mereka sengaja datang meski jam sekolah belum tuntas demi mengecek kondisi kesehatan anak masing-masing.

    Hal itu menyusul terjadinya peristiwa dugaan keracunan yang dialami siswa usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Baca juga: Siswa SD Kediri Diduga Keracunan MBG, Satgas: Kami Sisir Semua Sekolah

    Seorang wali murid pria yang sudah paruh baya, misalnya, meski telah melihat dan bertemu anaknya di dalam kelas dalam kondisi sehat, tetap saja gundah.

    Dugaan Keracunan MBG di SDN Kediri, Siswa: Ayam Katsu Rasanya Pahit

    Dirinya merasa perlu mengambil tindakan pencegahan agar anaknya yang juga turut makan MBG tersebut tidak terganggu kesehatannya.

    “Saya mau cari degan ijo (kelapa muda) dulu,” ujar pria yang rambutnya mulai beruban itu sembari bergegas pergi naik motor keluar sekolah.

    Baca juga: Terpeleset dan Tak Sempat Pakai Pelampung, Deny Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Kediri

    Seorang wali murid lainnya, seorang perempuan berinisial P, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Selain itu, dirinya merasa kasihan dengan anak-anak jika sampai menjadi korban keracunan.

    Oleh sebab itu, dirinya berharap program tersebut dikaji ulang atau bahkan dihentikan jika dirasa banyak menimbulkan kerugian.

    “Kalau bisa enggak usah dikasih MBG enggak apa-apa. Karena sudah banyak kejadian dan itu membuat khawatir. Apa enggak kasihan juga dengan anak-anak,” ujar P saat ditemui di sekolah.

    Sebelumnya diberitakan, sembilan siswa SDN Kampung Dalem 3 mengalami gangguan kesehatan berupa mual hingga muntah. Itu terjadi setelah mereka menyantap menu MBG saat jam istirahat berlangsung, Kamis (17/9/2026).

    Para siswa tersebut telah mendapatkan penanganan kesehatan dan pihak terkait tengah menyelidiki penyebab keracunan itu.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Mahfud MD Nilai SPPG Penyebab Keracunan MBG Bisa Diproses Hukum

    Komentar
    Additional JS