Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Batam Berita Featured Kasus PLN Spesial

    PLN Temukan Kejanggalan Blackout Batam, Ada Sabotase? - Liputan6

    2 min read


    Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero), Suroso Isnandar akan menelusuri penyebab pemadaman listrik (blackout) di Batam. Dia juga akan menelaah mengenai kompensasi yang bisa didapat oleh pelanggan terdampak.

    PLN Batam dikabarkan menemukan kejanggalan saat menyelidiki penyebab blackout beberapa waktu lalu. Suroso menilai pemadaman listrik masal tak terkait dengan upaya sabotase.

    "Saya kira tidak sampai sabotase ya, pokoknya sedang diteliti lebih lanjut, yang jelas sudah selesai," ucap Suroso, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).

    Informasi, PLN Batam mengungkap temuan yang dinilai janggal di sekitar Gardu Induk Sungai Harapan, Sekupang, Batam.

    Di antaranya posisi kamera pengawas atau CCTV yang bergeser dari posisi normal, kawat pagar pengaman gardu yang tidak bertegangan, hingga ditemukannya seekor hewan dalam kondisi lemas beberapa jam setelah gangguan terjadi.

    Sementara itu, Suroso mengaku akan melihat ketentuan mengenai kompensasi bagi pelanggan terdampak. "Nanti dilihat ketentuannya, karena sesuai aturan yang ada kompensasi setelah melewati batas tertentu," singkatnya.

    Temuan Kejanggalan Blackout Batam

    Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo akhirnya buka suara terkait pemadaman listrik meluas atau blackout yang melumpuhkan sistem kelistrikanBatam-Bintan-Tanjungpinang pada 12 Oktober 2026.

    Dalam konferensi pers di Kantor PLN Batam, Batam Center, Minggu,18 Oktober 2026,  Kwin Fo mengungkap tiga temuan yang dinilai janggal di sekitar Gardu Induk Sungai Harapan, Sekupang, Batam.

    Di antaranya posisi kamera pengawas atau CCTV yang bergeser dari posisi normal, kawat pagar pengaman gardu yang tidak bertegangan, hingga ditemukannya seekor hewan dalam kondisi lemas beberapa jam setelah gangguan terjadi.

    Namun, PLN Batam belum menyimpulkan penyebab pasti blackout tersebut. Kasus itu kini masih dalam penyelidikan Polda Kepri dan Bareskrim Polri.

    Kwin Fo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang terdampak pemadaman listrik, khususnya pelanggan di Batam, Bintan dan Tanjungpinang.

    "Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan PLN Batam dan masyarakat atas gangguan kelistrikan yang terjadi pada tanggal 12 Oktober 2026," kata Kwin Fo di Kantor Sekretariat PLN Batam.

    Komentar
    Additional JS