Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Spesial Sugiono

    Sugiono Dorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan Bangsa - Lensa Hukum

    7 min read

     



    Jihan Baqia S.I.Kom. Author

    Sugiono Dorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan Bangsa
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono (kanan) pada saat menghadiri Indonesia Youth Summit di Jakarta./Foto Humas Kemenpora

    Smallest Font

    Largest Font

    LensaHukum.co.id, Partisipasi generasi muda dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pembangunan Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri puncak Indonesian Youth Summit (IYS) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam, yang diikuti ribuan pemuda dari berbagai daerah.

    Dilansir dari Headline, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan menuju satu abad Sumpah Pemuda. Sugiono menekankan pentingnya karakter patriotik, kegigihan, wawasan luas, dan empati agar generasi muda mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

    Dalam sambutannya, Sugiono mengelompokkan sikap manusia terhadap perubahan menjadi tiga kategori. Pertama, mereka yang mengambil tindakan dan menciptakan perubahan melalui kemampuan, tenaga, serta gagasan yang dimiliki.

    Kategori kedua adalah orang-orang yang hanya menyaksikan perubahan, sedangkan kelompok ketiga merupakan mereka yang bahkan tidak memahami peristiwa yang berlangsung di sekitarnya. Sugiono mengapresiasi peserta IYS 2026 yang memilih menjadi kelompok pertama.

    Ia menilai pilihan tersebut mencerminkan optimisme generasi muda terhadap masa depan Indonesia.

    "Artinya ada harapan, ada optimisme bahwa ke depan negara ini akan menjadi negara besar dan negara maju, karena anak-anak mudanya adalah orang-orang yang 'make things happen'," ujar Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    Sugiono juga menghubungkan semangat perubahan dengan nilai persatuan yang lahir melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Saat itu, pemuda dari berbagai suku, bahasa, dan daerah menyatakan tekad untuk memiliki satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

    Menurut Sugiono, keberagaman merupakan kekuatan yang harus dipelihara bersama. Ia menggambarkan Indonesia seperti taman bunga dengan beragam jenis dan warna yang menciptakan keindahan melalui perbedaan.

    Pesan persatuan tersebut disampaikan di tengah persaingan global, kompetisi antarnegara, serta disrupsi teknologi informasi yang menghadirkan tantangan bagi generasi muda. Ia menilai patriotisme dan kecintaan terhadap tanah air diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

    "Tidak ada negara besar yang eksis dan survive jika pemuda-pemudinya tidak memiliki rasa patriotisme yang tinggi dan tidak mencintai bangsanya," tegas Sugiono.

    Dalam kesempatan yang sama, Sugiono menyinggung kehadiran Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat. Mantan atlet bulu tangkis nasional tersebut disebut sebagai contoh kegigihan, kerja keras, dan kecintaan terhadap Indonesia yang dapat mengantarkan seseorang meraih prestasi dunia.

    Sugiono turut mendorong generasi muda memperluas wawasan melalui kebiasaan membaca dan mendengarkan. Menurut dia, kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan perlu dimanfaatkan agar pemuda dapat memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

    Ia juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang generasi terdahulu. Karena itu, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk meneruskan cita-cita pembangunan yang telah diperjuangkan sebelumnya.

    "Seringkali kita menganggap kemerdekaan sebagai sesuatu yang biasa saja, padahal di balik itu ada perjuangan luar biasa dari para generasi pembebas. Harapan bangsa ini ada di pundak kalian semua," pungkas Sugiono.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS