Perampokan di Rumah Dinas, Wali Kota Blitar Sempat Disekap dan Mulut Dilakban - Tribunjatim
Perampokan di Rumah Dinas, Wali Kota Blitar Sempat Disekap dan Mulut Dilakban - Tribunjatim.com
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono membenarkan telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar di Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar.
Polisi mendapat laporan peristiwa Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar setelah subuh.
"Tadi pagi, setelah waktu subuh, ada informasi terjadi pencurian dengan kekerasan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar. Sekarang kami masih olah TKP," kata Argo.
Argo menjelaskan perampok menyekap Wali Kota Blitar Santoso bersama istri dan tiga anggota Satpol PP yang berjaga di rumah Dinas .
Wali Kota bersama istri dan tiga penjaga diikat dan dilakban mulutnya.
Pelaku masuk dari pintu sebelah barat dan langsung menyekap tiga penjaga di pos penjagaan.
Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumah dinas dan menyekap Wali Kota bersama istri di kamar.
"Pelaku sempat menyekap beliau (Wali Kota bersama istri) dan tiga penjaga. Tapi, kondisi Wali Kota dan istri saat ini baik-baik saja," ujar Argowiyono.
Seperti diketahui, Rumah Dinas Wali Kota Blitar diduga dirampok.
Polisi sedang menggelar olah TKP di rumah dinas, Senin (12/12/2022.
Pantauan di lokasi, banyak polisi baik berseragam dan berpakaian preman di Rumah Dinas Wali Kota Blitar yang berada di Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar.
Uang Rp 400 Juta dan Perhiasan Digondol
Pelaku perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar diperkirakan empat sampai lima orang.
Pelaku menggasak uang tunai dan perhiasan dari Rumah Dinas Wali Kota Blitar di Jl Sudanco Supriyadi, Kota Blitar.
"Pelaku diperkirakan berjumlah empat sampai lima orang. Pelaku mengambil uang tunai dan sejumlah perhiasan," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Senin (12/12/2022).
Argo mengatakan uang tunai yang digasak pelaku dari Rumah Dinas Wali Kota Blitar sekitar Rp 400 juta.
Pelaku juga menyekap Wali Kota Blitar, Santoso bersama istri dan tiga anggota Satpol PP yang berjaga di rumah dinas.
"Beliau disekap dalam kondisi diancam pelaku untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga di rumah dinas," ujar Argowiyono.
Dikatakannya, saat ini, tim dari Polres Blitar Kota dibackup tim dari Ditreskrimum Polda Jatim sedang melakukan olah TKP di Rumah Dinas Wali Kota Blitar.
"Kami mohon doanya mudah-mudahan para pelaku bisa segera ditangkap," katanya.