Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Emas Featured Kasus Kriminal Spesial

    Modus COD Emas Batangan Rp 250 Juta di Kediri Berujung Perampokan, 2 Pelaku Ditabrak Suami Korban - Kompas

    6 min read

     

    KEDIRI, KOMPAS.com – Modus kejahatan transaksi sistem Cash on Delivery (COD) kembali menelan korban. Kali ini, aksi perampokan berkedok jual beli emas batangan seberat 95 gram dengan nilai lebih dari Rp 250 juta terjadi di Perumahan Mojoroto Indah, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (12/10/2026) petang.

    Dua pelaku yang berhasil ditangkap yakni Matnasa (49) dan Mohali (51), warga Kecamatan Blega (Kalis), Kabupaten Bangkalan, Madura. Keduanya menyaru sebagai pembeli saat menyepakati transaksi COD emas Antam dengan korban berinisial KL (33), warga Kayen Kidul, Kabupaten Kediri.

    Aksi kejahatan tersebut berhasil digagalkan setelah suami korban melakukan pengejaran menggunakan mobil dan menabrak sepeda motor pelaku hingga terjatuh.

    Baca juga: Cerita Korban Perampokan Emas Kediri: Dikunci di Rumah hingga Suami Tabrak Pelaku

    Kronologi Modus COD Emas Rp 250 Juta

    Peristiwa perampokan modus COD ini bermula dari komunikasi via WhatsApp pada Senin pagi antara korban KL dan seorang calon pembeli yang mengaku bernama Yuni.

    Emas Istri Rp 250 Juta Dicuri Saat COD, Suami Tabrak Pelaku Pakai Mobil

    Dalam percakapan tersebut, disepakati transaksi jual beli emas batangan Antam seberat 95 gram dengan nilai mencapai lebih dari Rp 250 juta. Kedua pihak lantas menyepakati tempat COD di sebuah rumah yang diakui Yuni sebagai tempat tinggalnya di Perumahan Mojoroto Indah, Kota Kediri, pada sore hari.

    Korban KL mendatangi lokasi COD diantarkan oleh suaminya menggunakan mobil merah. Namun, transaksi di dalam rumah tersebut ternyata merupakan jebakan perampokan modus COD.

    Saat korban sibuk membuatkan nota penjualan emas, para pelaku langsung membawa lari emas batangan tersebut menggunakan sepeda motor tanpa melakukan pembayaran.

    "Saya antar pesanan Antam. Kemarin saya datang ke rumah (lokasi COD). Saat di dalam rumah, emas belum terbayar, tapi pelaku kabur," kata KL saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).

    Baca juga: Menyaru Pembeli, Perampok Bawa Kabur Emas Batangan Rp 250 Juta di Kediri

    Korban Dikunci di Rumah COD dengan Jendela Dipaku

    Tak hanya membawa lari emas ratusan juta rupiah, para pelaku juga mengunci pintu rumah lokasi COD dari luar untuk menghambat aksi korban. Korban KL sempat terjebak di ruang tamu dan kesulitan mencari jalan keluar.

    Bahkan, korban mendapati jendela rumah lokasi transaksi COD tersebut telah dipasangi paku berukuran besar agar tidak bisa dibuka.

    Dalam kondisi panik, korban berteriak histeris meminta pertolongan suaminya yang sedang menunggu di luar rumah.

    Pengejaran Tegang, Mobil Suami Korban Tabrak Motor Pelaku

    Mendengar teriakan sang istri, suami korban bersama warga sekitar langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang kabur menunggangi sepeda motor.

    Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, terlihat mobil berwarna merah milik suami korban mengejar sepeda motor terduga pelaku perampokan emas tersebut secara intensif. Suami korban akhirnya menghentikan laju pelaku dengan menabrak sepeda motor mereka dari arah belakang hingga kedua pelaku tersungkur ke jalan.

    Baca juga: Jerit Hati Terdakwa Pornografi di Kediri, Dieksploitasi di Bawah Kontrol Suami Siri

    Salah satu pelaku terlihat berusaha merayap ke tepi jalan sebelum akhirnya dikepung warga. Amukan warga yang resah tak terelakkan sebelum kedua pelaku akhirnya diamankan dan diserahkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Mojoroto.

    Barang bukti berupa emas batangan 95 gram seberat puluhan gram tersebut berhasil diselamatkan dari saku celana pelaku.

    "Alhamdulillah saya selamat, emas juga selamat. Suami berhasil mengejar mereka (terduga pelaku)," ujar KL penuh syukur.

    Polisi Buru Pelaku Lain Berinisial Yuni

    Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mojoroto Kompol Rudi Purwanto membenarkan penangkapan kedua pelaku penipuan dan perampokan modus COD tersebut. Saat ini, kedua tersangka masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat amukan massa.

    "Untuk kedua pelaku masih dalam perawatan rumah sakit," kata Kompol Rudi Purwanto, Selasa (13/10/2026).

    Baca juga: Cerita Sutarji, Sopir Kargo asal Kediri yang Selamat dari Terjangan Banjir Bandang Solok

    Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal dan pendalaman penyelidikan, polisi mengidentifikasi keterlibatan pelaku lain bernama Yuni yang berpura-pura menjadi pembeli awal dalam transaksi transaksi COD tersebut.

    "Atas nama Yuni masih proses pencarian," tegas Rudi.

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi sistem Cash on Delivery (COD), terutama untuk barang-barang bernilai tinggi seperti emas, perhiasan, maupun elektronik.

    SUMBER: KOMPAS.com (Penulis; M Agus Fauzul Hakim | Editor:  Andi Hartik)

    Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Istri Dirampok & Dikunci di dalam Rumah saat Antarkan Emas Antam, Suami Kejar dan Tabrak Pelaku 

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Komentar
    Additional JS